Tribun Bandar Lampung

Penyelundupan 132 Burung Digagalkan

Ratusan burung itu dikemas dalam dua keranjang buah dan 12 boks kardus. Dari total burung yang diamankan, empat jenis burung yang dilindungi.

Penyelundupan 132 Burung Digagalkan
Tribun Lampung/Hanif
Penggagalan penyelundupan ratusan ekor burung tanpa dokumen, Jumat (18/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA SKW III Lampung bersama Polres Lampung Tengah serta Flight: Protecting Indonesia's Birds menggagalkan pengiriman sebanyak 132 ekor burung tanpa dokumen resmi.

Pengamanan dilakukan di Jalan Raya Lintas Sumatera, Terbanggi, Lampung Tengah, Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 05.45 WIB.

 Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu Hifzon Zawahiri mengatakan, burung tersebut berhasil disita saat akan dikirim ke Bandar Lampung menggunakan mobil travel jenis Avanza warna Silver bernopol BE 1720 BF jurusan Lubuk Linggau-Bandar Lampung.

“Satwa burung ini berasal dari Lubuk Linggau yang akan diperdagangkan di Bandar Lampung," terangnya.

Ia menambahkan, ratusan burung itu dikemas dalam dua keranjang buah dan 12 boks kardus. Dari total burung yang diamankan, empat jenis burung yang dilindungi.

Modus Baru, Ratusan Burung Diselundupkan Pakai Mobil Travel

Jenis burung yang dilindungi yakni, Ekek Keling tiga ekor, Serindit Melayu (6 ekor), Cica Daun Sayap Biru (24 ekor), dan Cililin 3 ekor.

Sisanya burung tidak dilindungi tetapi tidak memiliki surat resmi yakni, Burung kacamata 50 ekor, Poksai Mandarin (15 ekor), Poksai Mantel (3 ekor), Poksai Hitam (7 ekor), Kapas Tembak (4 ekor), dan Cucak Rawis 17 ekor.

Hifzon menuturkan, saat ini perkara masih dalam proses penanganan. "Saat ini masih kami dalami dikirim ke Bandar Lampung ini ditujukan kepada siapa," tuturnya.

Ia menyatakan, pihaknya juga mengamankan kurir dan kendaraan pengangkut burung. "Yang kami aman dua orang, sopir dan kurirnya.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved