Tribun Bandar Lampung

Tak Terima Dua Kepala Lingkungan Diberhentikan, 8 Ketua RT Way Dadi Undur Diri

Sebanyak delapan ketua Rukun Tetangga (RT) di Lingkungan I, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung mengajukan pengunduran diri.

Tak Terima Dua Kepala Lingkungan Diberhentikan, 8 Ketua RT Way Dadi Undur Diri
TRIBUN LAMPUNG/EKA AHMAD SHOLICHIN
Ketua RT 08 LK I Way Dadi Subhan A Latief mengundurkan diri dari jabatannya, Senin (21/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak delapan ketua Rukun Tetangga (RT) di Lingkungan I, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung mengajukan pengunduran diri.

Kedelapan Ketua RT yang mengundurkan diri tersebut yaitu, Sukardi Ketua RT 01 LK I; Maryadi Ketua RT 02 LK I; Supono Ketua RT 03 LK I; Iskandar HB Ketua RT 04 LK I. Ketua RT lainnya yaitu Sudarsono Ketua RT 05 LK I; Hilaludin Tohir Ketua RT 06 LK I; Bonimin Ketua RT 07 LK I; dan Subhan A Latief, Ketua RT 08 LK I. 

Aksi itu buntut pemberhentian kepala lingkungan (Kaling) I Kelurahan Way Dadi Triyono Arifin dan Kaling II Kelurahan Way Dadi Purwanto.

Pemberhentian dua Kaling itu ditandatangani langsung Camat Sukarame Zolahuddin Al Zam Zami tertanggal 18 Oktober 2019.

Ketua RT 08 LK I Way Dadi yang turut mengundurkan diri, Subhan A Latief menuturkan, pengajuan pengunduran diri inisiatif pribadi para ketua RT.

"Ini atas kemauan sendiri karena mereka merasa kehilangan induk yaitu Kaling yang sangat mereka banggakan," ungkapnya saat dijumpai di kantor Kelurahan Way Dadi, Senin (21/10/2019).

Tergiur Upah Besar demi Obati Mertua, Buruh Sumur Bor di Bandar Lampung Jadi Kurir Ekstasi

Menurutnya, pelayanan Kaling dan RT dinilai sangat baik sehingga pihaknya keberatan dengan pemberhentian Kaling secara tiba-tiba. Pemberhentian dua Kaling imbuhnya, tidak ada sosialisasi sama sekali ke warga.

“Kami juga tidak setuju cara lurah dan camat menerapkan pemberhentian lingkungan yang berdasarkan Perwali No 82 Tahun 2012 tentang Pembentukan Lingkungan Kelurahan Kota Bandar Lampung," papar Koordinator RT Lingkungan I tersebut.

Subhan menjelaskan, saat ini lurah dan camat menerapkan peraturan itu baru tahun 2019. Ada alasan Kaling mendapatkan surat pemberhentian.

Halaman
123
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved