Viral Video Sepasang Pelajar Berpakaian Pramuka Berhubungan Badan di Ruang Tamu

Citra dunia pendidikan kembali tercoreng. Kali ini terkait viral sebuah video di WhatsApp berisi adegan perzinaan Siswa / anak SMK berseragam Pramuka.

Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
HANDOVER
Viral Video Sepasang Pelajar Berpakaian Pramuka Berhubungan Badan di Ruang Tamu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Citra dunia pendidikan kembali tercoreng. Kali ini terkait viral sebuah video di WhatsApp berisi adegan perzinaan Siswa / anak SMK berseragam Pramuka.

081383487503 Fajroel Rahman 

Video asusila mirip pelajar SMK berseragam Pramuka di Pangandaran, Jawa Barat ternyata berbuntut panjang.

Pasalnya Polisi kini menyidik sepasang pemuda mirip pelajar SMK berseragam Pramuka itu.

Terungkap, Benarkah Prabowo Cueki Grace Natalie hingga Tolak Salaman hingga Videonya Viral?

Viral Foto Hot Pasangan Selingkuh Diduga Pejabat Pringsewu, Atasan: Saya Tak Mau Lihat Foto Itu

Foto Syurnya Viral di WhatsApp, 2 Pejabat Pringsewu Mengundurkan Diri

Seperti diketahui, video pelajar SMK berseragam Pramuka itu tersebar luas di media sosial.

Tak hanya di media sosial Facebook, video tersebut juga menyebar di Twitter dan grup-grup WhatsApp (WA).

Di Facebook, video ini dikirim ke grup-grup atau forum jaul beli area Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, hingga Pangandaran, Jawa Barat.

Video gadis Pramuka tersebut ternyata berdurasi 40 detik.

Dalam video itu, tampak ada seorang lelaki dan perempuan berhubungan badan di ruang tamu.

Terlihat si perempuan masih mengenakan seragam Pramuka.

Kapolsek Padaherang, AKP Endih Permana membenarkan mengenai adanya kejadian dalam video viral tersebut.

Ia mengatakan, adegan tak senonoh itu direkam di rumah pelaku, yaitu di Padaherang.

Sejauh ini, lanjutnya mengatakan, memang belum ada laporan resmi mengenai beredarnya video asusila itu.

Ia mengatakan, kasus tersebut kemungkinan ditangani langsung Unit PPA Polres Ciamis.

Bagaimana nasib pelaku?

Kini pelajar pelaku video "panas" itu pun sudah tak bersekolah di SMK yang dimaksud.

"Pelajarnya sudah mengundurkan diri dari sekolahnya. Tapi bukan dikeluarkan," ujar Endih, Sabtu (19/10/2019).

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Surman sudah mengetahui beredarnya video tersebut.

Lantaran urusan SMK kewenangan Pemprov Jabar, pihak Disdik Pangandaran tak menindaklanjuti lebih jauh persoalan tersebut.

Surman mengaku prihatin atas perilaku yang dilakukan kedua Siswa dalam video tersebut.

Sebab adegan asusila tersebut mencoreng dunia pendidikan.

Padahal saat ini pihaknya telah gencar mengedepankan pendidikan karakter.

Ia berharap kepada semua pihak untuk bahu membahu dalam konteks mendidik dan mengajar.

Mendidik, menurut Surman, artinya menumbuhkan karakter para Siswa, penguatan etika dan agama.

Selain itu, Surman meminta para orang tua memantau aktivitas anak di dalam dan luar rumah.

"Guru di sekolah harus fokus mendidik, berlaku untuk semua guru. Seluruh orang tua juga harus mengawasi anak-anaknya saat di rumah," ucap Surman.

Guru Pramuka Paksa 15 Siswa SD dan SMP Berhubungan Badan

Sebelumnya, Tim Renakta Ditrreskrimum Polda Jatim meringkus seorang guru Pramuka yang mengajak berhubungan badan para Siswa binaannya, Selasa (23/7/2019).

Tersangka bernama Rahmat Santoso Slamet (30).

Selama ini ia tinggal di sebuah pemukiman di kawasan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur.

Sedikitnya ada 15 anak di bawah umur yang dipaksanya berhubungan badan.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana mengungkap, perbuatan pelaku dilakukan di dalam kediamannya di kawasan Tegalsari, Surabaya.

Aksi bejat pelaku dilakukan di dalam kamar pribadi pelaku.

"Korban diajak ke kamar pribadi pelaku, ya di situ Itu korban diperdaya oleh pelaku," ujarnya saat dihubungi Tribun Jatim, Selasa (23/7/2019).

Festo menuturkan, di kediaman itu, pelaku tinggal bersama kedua orangtuanya.

Rumah yang ditinggali oleh pelaku dan kedua orangtuanya, kata AKBP Festo Ari Permana, ternyata letaknya tak jauh dari sekolahan tempat si pelaku membina ekstrakulikuler pramuka.

AKBP Festo Ari Permana mengungkap modus pelaku membujuk para Siswa binaan pramukanya untuk berhubungan badan.

AKBP Festo Ari Permana menuturkan, pelaku saat melancarkan aksi bejatnya tidak melakukan intimidasi ataupun ancaman.

"Kalau ancaman secara langsung tidak ada, tapi menggunakan reward dia," ujarnya.

Selama kurun waktu empat tahun menjalankan aksi bejatnya, pelaku menggunakan modus bujuk rayu.

"Si pelaku itu menjanjikan pada korban pada orang-orang terpilih ini atau anak asuh yang terpilih ini akan jadi tim elite di dalam tim kepramukaan sekolah itu," katanya.

"Jadi ada semacam rayuan untuk masuk dalam tim khusus," lanjutnya mengatakan.

Saat melancarkan aksinya, pelaku mengajak para korban mengikuti tes tim inti yang bernama 'minions'.

Syaratnya, para Siswa yang telah ditunjuk wajib menjalani tujuh tahapan tes.

Dan ketujuh tahap tes tersebut, ternyata sarat akan praktik asusila.

Modus pelaku menggunakan kekerasan baginya masih menjadi dugaan yang akan terus ia uji.

"Tapi nanti akan kami dalami lagi Apakah si pelaku pelaku ini melakukan ancaman kepada korban-korban lainnya segera kami dalami," katanya menandaskan.

"Rumahnya itu ada di samping samping sekolahan. Para Siswa sekolah yang kebiasaan lalu-lalang di situ situ sudah biasa."

AKBP Festo Ari Permana menerangkan, sepintas kehidupan pelaku bersama kedua orangtuanya terbilang wajar.

"Sosok pelaku dan keluarga korban itu biasa-biasa saja," kata dia.

Si pelaku sudah dikenal sebagai seorang yang memiliki keterampilan di bidang kepramukaan.

"Memang aktif mengasuh ekstrakurikuler di sekolah-sekolah SMP dan SD," katanya.

Hanya saja, ungkap Festo, di usia yang menginjak 30 tahun, si pelaku belum juga membina keluarga.

"Cuma umurnya sekitar 30 tapi belum berkeluarga," katanya.(SUMBER TRIBUNTIMUR.COM)

 Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Astaga! Video Zina Siswa / Anak SMK Berbaju Pramuka Viral di WhatsApp, Asal dan Nasib Pelaku

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved