Tribun Bandar Lampung

78 Personel Polda Lampung dan Jajaran Ikuti Rakor Teknis Fungsi Reserse Narkoba

Tingkatkan profesionalisme penyidik, 78 personel Reserse Narkoba Polda Lampung dan Jajaran ikuti rapat koordinasi teknis fungsi Reserse Narkoba.

78 Personel Polda Lampung dan Jajaran Ikuti Rakor Teknis Fungsi Reserse Narkoba
Dok Humas Polda
Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tingkatkan profesionalisme penyidik, 78 personel Reserse Narkoba Polda Lampung dan Jajaran ikuti rapat koordinasi teknis fungsi Reserse Narkoba.

Rapat yang bertemakan Sinergitas Penegakan Hukum dalam Rangka Uapaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Di Provinsi Lampung digelar di Swissbell Hotel, Rabu 23 Oktober 2019.

Pada kesempatan, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto menyampaikan saat ini Indonesia saat sudah dalam kondisi darurat Narkoba.

"Ini ditinjau dari data statistik, secara nasional angka kejahatan Narkoba menunjukan peningkatan yang segnifikan dari tahun ketahun," ujarnya.

Kata Purwadi, peningkatan ini baik dari aspek kualitas maupun kuantitas, sehingga diperlukan upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba secara masif dan komperhensif.

Polda Lampung Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2019

"Jumlah pengguna Narkoba di Indonesia saat ini kurang lebih 6.4 juta jiwa, hal ini Indonesia menjadi pasar yang potensial bagi bisnis peredaran gelap narkoba yg dikendalikan oleh sendikat jaringan narkoba baik nasional maupun Internasional," bebernya.

Purwadi pun memaparkan gambaran umum data pengungkapan kasus Narkoba di wilayah hukum Polda Lampung selama tahun 2019.

"Tahun 2019, jumlah kasus sebanyak 1.397 Perkara, sementara jumlah tersangka 1.954 orang," katanya.

"Untuk jumlah barang bukti ganja 502,2 kilogram, Shabu 171,9 kilogram, ekstasi sebanya 54,268 Butir, Psikotropika 20.572 butir ,Tembakau Gorila 143,15 Gram," imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, Purwadi berpesan, kepada peserta rapat koordinasi khususnya penyidik untuk melakukan proses penyelidikan tindak pidana narkoba secara profesional ,transparan,dan akuntabel.

"Tingkatkan kemampuan dan kompetensi personil serta optimalkan penggunaan teknologi informatika Kepolisian dalam upaya pengungkapan kasus Narkoba. Dan lakukan pengawasan kepada masing-masing anggotanya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda Lampung Kombes Pol Shobarmen mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan profesionalisme penyidik dan penyidik pembantu Polda Lampung.

"Khusunya Direktorat Reserse Narkoba dan jajaran dalam melaksanakan proses penyidikan tindak pidana Narkoba diwilayah hukum Polda Lampung," katanya.(Tribunlampung.co.id/hanif mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved