Kabinet Jokowi Maruf
Diperkenalkan Sebagai Mendikbud-Dikti, Ini Pesan Presiden Jokowi kepada Nadiem Makarim
Diperkenalkan Sebagai Mendikbud-Dikti, Ini Pesan Presiden Jokowi kepada Nadiem Makarim.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan secara resmi 38 menteri yang akan membantunya dalam perjalanan selama lima tahun ke depan dalam Kabinet Indonesia Maju.
Presiden Joko Widodo memperkenalkan para menterinya di Kabinet Indonesia Maju sambil duduk berjejer di tangga teras Istana Merdeka, Rabu, 23 Oktober 2019.
Jokowi lalu memanggil satu persatu para menteri dalam Kabinet Jokowi Jilid II tersebut dan setiap menteri yang dipanggil berdiri dan salah seorang yang diperkenalkan adalah Nadiem Makarim.
CEO Gojek tersebut diperkenalkan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Saat diperkenalkan, Jokowi berpesan kepada Nadiem Makarim untuk membuat terobosan-terobosan yang signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
"Menyiapkan SDM siap kerja, yang me-link and match-kan antara pendidikan dan industri, nanti berada di wilayah Mas Nadiem Makarim," pesan Jokowi.
• Biodata Franka Franklin, Istri Cantik Mendikbud Nadiem Makarim, Punya Karier Cemerlang Serupa Suami
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi kembali menegaskan, jika ia tak segan-segan mencopot para menteri jika tidak bekerja dengan maksimal dan sungguh-sungguh.
Sebelumnya, pada saat memberikan pidato saat pelantikan Presiden dan Wapres di Gedung MPR RI, Jokowi juga dengan tegas mengatakan, akan mencopot para 'pembantunya' itu jika tidak bekerja dengan sungguh-sungguh.
"Semua harus serius dalam bekerja, saya pastikan, yang ngga serius, ngga sungguh-sungguh, saya sudah sampaikan kemarin, semuanya, hati-hati bisa saya copot di tengah jalan," tegas Jokowi.
Berikut daftar lengkap Kabinet Indonesia Maju atau Kabinet Jokowi Jilid II:
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM Mahfud MD
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Menteri Sekretariat Negara Pratikno
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
Menteri Agama Fachrul Razi
Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dikti Nadiem Makarim
Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto
Menteri Sosial Juliari Batubara
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto
Menteri ESDM Arifin Tasrif
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate
Menteri Pertanian Syahrul Y Limpo
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo
Menteri PDT Abdul Halim Iskandar
Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo
Menteri BUMN Erick Tohir
Menteri Koperasi UKM Teten Masduki
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnu Utama
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko
Sekretaris Kabinet Pramono Anung
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia
Jaksa Agung ST Burhanuddin

Jokowi juga menyampaikan, jika ia telah memerintahkan kepada seluruh kabinet, untuk yang pertama tidak melakukan tindak pidana korupsi.
"Menciptakan sistem yang menutup celah korupsi," kata Jokowi.
Kemudian, Jokowi juga menegaskan, tidak ada visi misi menteri yang ada visi misi presiden dan wakil presiden.
• Nadiem Makarim Jabat Mendikbud di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Kabinet Jokowi Jilid 2
"Kerja cepat, keras dan produktif serta jangan terjebak pada rutinitas yang monoton," ucap Jokowi.
Jokowi juga mengatakan, para kabinet kerja harus kerja yang berorientasi pada hasil nyata.
"Selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya," tandas Jokowi. (tribunlampung.co.id/noval andriansyah)