Kabinet Jokowi Maruf

Diperkenalkan Sebagai Mendikbud-Dikti, Ini Pesan Presiden Jokowi kepada Nadiem Makarim

Diperkenalkan Sebagai Mendikbud-Dikti, Ini Pesan Presiden Jokowi kepada Nadiem Makarim.

Layar Tangkap YouTube Kompas TV
Ilustrasi - Diperkenalkan Sebagai Mendikbud-Dikti, Ini Pesan Presiden Jokowi kepada Nadiem Makarim. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan secara resmi 38 menteri yang akan membantunya dalam perjalanan selama lima tahun ke depan dalam Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Joko Widodo memperkenalkan para menterinya di Kabinet Indonesia Maju sambil duduk berjejer di tangga teras Istana Merdeka, Rabu, 23 Oktober 2019.

Jokowi lalu memanggil satu persatu para menteri dalam Kabinet Jokowi Jilid II tersebut dan setiap menteri yang dipanggil berdiri dan salah seorang yang diperkenalkan adalah Nadiem Makarim.

CEO Gojek tersebut diperkenalkan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Saat diperkenalkan, Jokowi berpesan kepada Nadiem Makarim untuk membuat terobosan-terobosan yang signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Menyiapkan SDM siap kerja, yang me-link and match-kan antara pendidikan dan industri, nanti berada di wilayah Mas Nadiem Makarim," pesan Jokowi.

 Biodata Franka Franklin, Istri Cantik Mendikbud Nadiem Makarim, Punya Karier Cemerlang Serupa Suami

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi kembali menegaskan, jika ia tak segan-segan mencopot para menteri jika tidak bekerja dengan maksimal dan sungguh-sungguh.

Sebelumnya, pada saat memberikan pidato saat pelantikan Presiden dan Wapres di Gedung MPR RI, Jokowi juga dengan tegas mengatakan, akan mencopot para 'pembantunya' itu jika tidak bekerja dengan sungguh-sungguh.

"Semua harus serius dalam bekerja, saya pastikan, yang ngga serius, ngga sungguh-sungguh, saya sudah sampaikan kemarin, semuanya, hati-hati bisa saya copot di tengah jalan," tegas Jokowi

Berikut daftar lengkap Kabinet Indonesia Maju atau Kabinet Jokowi Jilid II:

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM Mahfud MD

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto

Menteri Sekretariat Negara Pratikno

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Menteri Agama Fachrul Razi

Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dikti Nadiem Makarim

Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto

Menteri Sosial Juliari Batubara

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

Menteri ESDM Arifin Tasrif

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate

Menteri Pertanian Syahrul Y Limpo

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Menteri PDT Abdul Halim Iskandar

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo

Menteri BUMN Erick Tohir

Menteri Koperasi UKM Teten Masduki

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnu Utama

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

Sekretaris Kabinet Pramono Anung

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia

Jaksa Agung ST Burhanuddin

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Jokowi juga menyampaikan, jika ia telah memerintahkan kepada seluruh kabinet, untuk yang pertama tidak melakukan tindak pidana korupsi.

"Menciptakan sistem yang menutup celah korupsi," kata Jokowi.

Kemudian, Jokowi juga menegaskan, tidak ada visi misi menteri yang ada visi misi presiden dan wakil presiden.

 Nadiem Makarim Jabat Mendikbud di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Kabinet Jokowi Jilid 2

"Kerja cepat, keras dan produktif serta jangan terjebak pada rutinitas yang monoton," ucap Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, para kabinet kerja harus kerja yang berorientasi pada hasil nyata.

"Selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya," tandas Jokowi. (tribunlampung.co.id/noval andriansyah)

Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved