Komjen Idham Aziz Bakal Mulus Gantikan Tito Karnavian Jadi Kapolri, DPR Sudah Beri Lampu Hijau
Komjen Idham Aziz diprediksi bakal melenggang menjadi satu-satunya calon Kapolri yang bakal menggantikan Tito Karnavian.
Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID- Komjen Idham Aziz diprediksi bakal melenggang menjadi satu-satunya calon Kapolri yang bakal menggantikan Tito Karnavian.
Nama Idham telah dikirimkan Presiden Joko Widodo ke DPR melalui surat presiden, untuk selanjutnya diminta mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Meski menjadi calon tunggal Kapolri, DPR memastikan bahwa sosok Idham hingga saat ini tidak mendapat penolakan dari pihak manapun.
• Kapolri Mutasi 20 Jenderal Polisi, Idham Azis Jabat Kabareskrim
• Deretan Jenderal yang Dimutasi Kapolri
• Rekam Jejak Komjen Idham Azis Calon Kapolri, Pernah Tangkap Tommy Soeharto
"Kalau melihat yurisprudensi yang lalu-lalu kan presiden memang selalu hanya mengirimkan satu nama ke DPR," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).
"Saya belum melihat adanya penolakan pada sosok yang dikirim oleh presiden tersebut," lanjutnya. Secara pribadi, Dasco menilai Idham sebagai sosok yang punya kapasitas yang cukup sebagai calon Kapolri. Hasil kerja Idham pun, menurut Dasco, sudah terbukti baik.
Meski begitu, sesuai prosedur, DPR tetap akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan untuk Idham. Komisi III DPR bakal mempelajari rekam jejak dan portofolio Idham, serta mempelajari masalah-masalah yang diduga bakal dihadapi Kapolri baru.
"Dan saya pikir tidak akan keluar dari situ fit and proper test yang dilakukan oleh teman-teman di Komisi III," kata Dasco.
Idham Aziz ditunjuk sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Tito Karnavian. DPR mengagendakan uji kelayakan dan kepatutan untuk Idham minggu ini
Profil Komjen Idham Azis Calon Kapolri Pengganti Jenderal Tito Karnavian
Berikut profil/biodata Komjen Idham Azis calon Kapolri pengganti Jenderal Tito Karnavian, berdarah Bugis, masa lalu di kampung.
Mengenal sosok Komjen Idham Azis, calon orang nomor satu di kepolisian.
Punya sederet catatan prestasi, tapi lebih senior dibanding Jenderal Tito Karnavian.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajukan nama Komjen Idham Azis (56) sebagai calon tunggal Kepala Polri pengganti Jenderal Tito Karnavian.
"Sudah diajukan ke DPR, Pak Idham Azis," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10/2019).
"Hanya satu calon," kata dia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (24/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Saat ini, Idham diketahui menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal ( Bareskrim ) atau Kabareskrim Polri.
Komjen Idham Azis akan menggantikan posisi yang ditinggalkan Jenderal Tito yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.
Namun, berdasarkan ketentuan peraturan perundangan, Komjen Idham Azis harus terlebih dulu melalui uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR.
Untuk sementara, Komjen Ari Dono yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Polri menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kapolri.
Komjen Idham Azis adalah lulusan Akademi Kepolisian pada 1988. Prestasinya cemerlang di bidang reserse serta pemberantasan terorisme.
Salah satu prestasi di bidang pemberantasan terorisme adalah melumpuhkan teroris Dr Azhari dan kelompoknya di Batu, Jawa Timur, pada 9 November 2005.
Dia juga pernah menangani kasus Bom Bali II pada tahun 2005, mutilasi 3 siswi Kristen di Poso pada tahun 2005, memimpin Operasi Anti-Teror Bareskrim Poso pada tahun 2005–2007, memimpin Operasi Camar Maleo pada tahun 2014–2016, dan memimpin Operasi Tinombala pada tahun 2016.
Sebelumnya, Komjen Idham Azis menjabat Kapolda Metro Jaya.
Suami Fitri Handari tersebut pernah menduduki jabatan di bawah ini:
1. Pamapta Kepolisian Resor Bandung,
2. Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Kepolisian Resor Bandung,
3. Kepala Kepolisian Sektor Dayeuhkolot Resor Bandung,
4. Kepala Kepolisian Majalaya Resor Bandung Kepolisian Wilayah Priangan,
Komjen Idham Azis

5. Kepala Unit VC Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya
6. Wakil Kepala Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya,
7. Perwira Menengah Sekolah Staf dan Kepemimpinan Dediklat Polri,
8. Kepala Satuan I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya,
9. Kepala Satuan III/UM Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya,
10. Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat,
11. Inspektur Bidang Operasi Inspektorat Wilayah Daerah Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah,
12. Kepala Unit Pemeriksaan Sub Detasemen Investigasi Densus/Anti-Teror,
13. Kepala Unit IV Direktorat I/Keamanan dan Transnasional Badan Reserse Kriminal Polri,
14. Kepala Sub Detasemen Investigasi Densus 88/Anti-Teror Badan Reserse Kriminal Polri,
15. Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat,
16. Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya,
17. Wakil Kepala Densus 88/Anti-Teror Polri,
18. Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri,
19. Kapolda Sulawesi Tengah,
20. Inspektur Wilayah II Inspektorat Wilayah Umum Polri,
21. Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri,
22. Kapolda Metro Jaya, dan
23. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.
Berdarah Bugis
Lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Januari 1963, Komjen Idham Azis merupakan putra kedua dari 5 bersaudara, pasangan Abdul Azis Halik dan Tuti Pertiwi.
Beliau berasal dari keluarga berdarah Bugis.
Komjen Idham Azis bahkan menggunakan kata dalam bahasa Bugis pada nama kedua putranya, yakni Ilham Urane Azis dan Irfan Urane Azis.
"Urane" dalam bahasa Bugis berarti laki-laki.
Putra Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis, Irfan Urane Azis bersama ibunya, Fitri Handari, di sela acara kelulusan di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).

Sementara putrinya bernama Firda Athira Azis.
Athira menyerupai nama ibu kandung mantan Wapres RI, Jusuf Kalla.
Komjen Idham Azis menghabiskan masa kanak-kanak dan remajanya di Kendari.
Mengenyam pendidikan SD di Kampung Salo, Komjen Idham Azis yang semasa kecil dipanggil Calli lanjut di SMP 2 Kendari, dan SMA 1 Kendari.
Di bangku sekolah, Komjen Idham Azis dikenal pintar, cerdas, dan berprestasi.
Setelah tamat di bangku SMA, dia lalu mendaftar Akabri pada tahun, namun gagal hingga 2 kali.
Dia lalu mencoba kuliah pada Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo.
Setelah itu mendaftar Akabri lagi dan akhirnya lulus.
Sosok Komjen Idham Azis dikenal taat beragama (religius).
Dia bahkan telah membangun sejumlah masjid.(SUMBER KOMPAS.COM DAN TRIBUNTIMUR)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Idham Aziz Calon Tunggal Kapolri, Pimpinan DPR: Belum Ada Penolakan"
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Profil / Biodata Komjen Idham Azis Calon Kapolri Pengganti Jenderal Tito Karnavian