Tribun Lampung Utara
Rekrutmen CPNS 2019, Lampung Utara Hanya Dapat 59 Kuota
Untuk Tahun 2019, Kemenpan RB hanya memberi kuota 59 calon pegawai negeri sipil untuk Kabupaten Lampung Utara.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.Id, KOTABUMI - Untuk Tahun 2019, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Bikrokrasi hanya memberi kuota 59 calon pegawai negeri sipil untuk Kabupaten Lampung Utara.
Kepala BKSDM Lampung Utara Abdurrahman mengatakan, 58 CPNS yang diberikan merupakan tenaga kerja teknis, 1 apoteker.
Meski yang diusulkan Pemerintah Kabupaten umumnya tenaga di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Kita memang masih banyak membutuhkan guru dan tenaga kesehatan di Lampung Utara,” ujarnya, Senin 28 Oktober 2019
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyiapkan rencana formasi penerimaan CPNS tahun 2019.
Formasi yang diajukan mencapai 1.000 pegawai.
• Rekrutmen CPNS 2019, Berikut Daftar Lengkap Formasi CPNS yang Diterima Pemda se-Lampung
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampura, Abdurahman mengatakan, rencana formasi pengawai itu sesuai kebutuhan pemerintah daerah.
Ia menambahkan, sesuai arahan bupati beberapa waktu lalu, kebutuhan pegawai dirasa masih kurang.
Khususnya tenaga teknis, tenaga kesehatan dan guru.
“Bukan berarti untuk tenaga formasi lainnya tidak direncanakan, tetap di usulkan,” katanya.
Ia mengemukakan dalam lima tahun terakhir pertambahan jumlah PNS dengan yang pensiun tidak sebanding karena lebih banyak yang pensiun.
Menurut dia, untuk menyiasati kekurangan SDM salah satu solusinya dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi.
"Namun, tidak semuanya bisa diatasi, misalnya guru tidak bisa mengajar dua kelas dalam waktu yang sama," katanya.
Lampung Utara mendapatkan kuota CPNS 2018 sebanyak 332 orang. Meliputi guru 109 orang, kesehatan 187 orang, umum 22 orang, dan K2 guru 14 orang.
Tahun ini, pemerintah kabupaten Lampung Utara tidak menerima pembukaan untuk formasi Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Nanti tahap kedua pembukaan PPPK baru ada. Tapi belum tahu kapan jadwalnya,” ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayaurdi)