Tribun Tulangbawang

Naik 8,51 Persen, UMK Tuba Tahun 2020 Diusulkan Sebesar Rp 2,4 Juta

Dewan pengupahan Kabupaten Tulangbawang menetapkan usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) wilayah setempat tahun 2020 sebesar Rp 2,4 juta.

Naik 8,51 Persen, UMK Tuba Tahun 2020 Diusulkan Sebesar Rp 2,4 Juta
Tribunlampung.co.id/Endra
Sidang pleno penetapan usul UMK Kabupaten Tulangbawang tahun 2020 di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tuba, Selasa (29/10). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Dewan Pengupahan Tulangbawang menetapkan usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) wilayah setempat tahun 2020 sebesar Rp 2,4 juta.

Usulan UMK itu naik sebesar 8,51 persen dari UMK tahun 2019.

Angka itu ditetapkan dalam sidang pleno penetapan usul UMK Kabupaten Tulangbawang tahun 2020 di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tuba, Selasa (29/10).

"Usul UMK tahun 2020 itu akan segera disampaikan kepada Bupati Tulangbawang untuk diteruskan kepada Gubernur Lampung guna ditetapkan berdasarkan SK Gubernur Lampung," terang Andri, Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, mewakili Kepala Disnakertrans Tuba Nurmansyah.

Sidang pleno dibuka oleh Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Tuba dan dihadiri seluruh anggota.

"Nanti UMK Tulangbawang yang telah ditetapkan Gubernur Lampung mulai berlaku per tanggal 1 Januari 2020," tandas Andri.

Tahun lalu, UMK Tuba ditetapkan sebesar Rp. 2.251.694,12 berdasarkan SK Gubernur nomor G/561/V.07/HK/2018.

UMK Tulangbawang tahun lalu lebih tinggi dari Lampung Tengah yakni Rp 2.250.956,70, Kota Metro Rp 2.242.540,82, dan Lampung Timur Rp 2.241.406,44.

Meskipun terendah keempat, UMK yang diajukan Pemkab Tuba disetujui dengan kenaikan Rp 167.371,14 atau 8,63 persen dari UMK tahun 2018 senilai Rp 2.084.322. (Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved