Tribun Bandar Lampung

3 Pemuda Putus Sekolah Diamankan Polisi karena Hisap Gele di Pinggir Jalan

3 Pemuda Putus Sekolah Diamankan Polisi karena Hisap Gele di Pinggir Jalan

3 Pemuda Putus Sekolah Diamankan Polisi karena Hisap Gele di Pinggir Jalan
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
3 Pemuda Putus Sekolah Diamankan Polisi karena Hisap Gele di Pinggir Jalan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gele di pinggir jalan, tiga pemuda putus sekolah diamankan anggota Polsek Telukbetung Utara.

Ketiganya yakni, Robi (21) warga Jalan Abdi Negara Komplek Beringin, Gulak Galik Telukbetung Utara, Aldo (19) dan Hendrik (25) warga Jalan Dr. Warsito Gang Tanggamus, Kelurahan Kupang Kota, Telukbetung Utara.

Ketiganya diamankan oleh Polsek Telukbetung Utara di pinggir jalan gang Tanggamus Penjagalan, Jalan Dr Warsito Kelurahan Kupang Telukbetung Utara, Sabtu 26 Oktober 2019 sekitar pukul 22.00 wib.

Kapolsek Telukbetung Utara Kompol Indra Herlianto mengatakan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah adanya sekelompok pemuda yang sering mabuk-mabukan di pinggir jalan gang Tanggamus Penjagalan, Jalan Dr Warsito Kelurahan Kupang Telukbetung Utara.

Parkir Ganda Masih Terjadi di Pasar Tengah, Wali Kota Herman: Masak Wali Kota Harus Nunggu di Situ?

"Dari informasi tersebut kami lakukan penyelidikan," ungkapnya singkat, Selasa 5 November 2019.

Lanjutnya, dari hasil penyelidikan pihaknya mendapati sekumpulan yang tengah berpesta tuak di pinggir jalan yang dimaksud.

"Saat kami geledah, kami temukan sabu paket kecil sebanyak lima dari tangan ADR (Robi), dan dua paket kecil bekas pakai dari tangan AFS (Aldo) dan HP (Hendrik)," imbuhnya.

Indra menambahkan, ketiganya langsung diamankan di Polsek Telukbetung Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Ketiganya akan kami kenakan Undang Undang Narkotika pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 dengan ancaman paling ringan hukuman lima tahun penjara," tegasnya.

Disinggung soal barang haram ini didapat dari mana, Indra mengaku masih melakukan pendalaman lagi.

"Dari pengakuan pelaku mendapatkan barang haram ini dari seseorang di Rumah Tahan yang ada di Lampung," tandasnya.

Semantara itu, Hendrik salah satu pelaku mengaku sangat menyesal apa yang telah ia perbuat.

Menjerit Sakit Kepala setelah Minum Suguhan Kopi, 2 Warga Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan

"Saya nyesel, saya cuman ikut-ikutan," katanya.

Hendrik pun mengaku tidak membeli barang haram tersebut.

"Saya cuman dikasih sama Robi, kayak Aldo juga dikasih sama Robi," kata pemuda yang putus sekolah setingkat SMP ini. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved