Tribun Lampung Tengah

Anggaran Dana Pilkakam Serentak Lampung Tengah Rp 53 Juta per Kampung

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) sudah mendistribusikan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkakam serentak 7 November 2019.

Anggaran Dana Pilkakam Serentak Lampung Tengah Rp 53 Juta per Kampung
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Kepala Dinas PMK Lampung Tengah, Firdaus Rokain (dua dari kiri), di selah seleksi tambahan calon Kakam beberapa waktu lalu di Bandiklat Kotagajah. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,GUNUNGSUGIH - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) sudah mendistribusikan anggaran untuk penyelenggaraan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) serentak 7 November 2019 mendatang.

Kepala Dinas PMK Firdaus Rokain saat dikonfirmasi, Selasa (5/11/2019) menjelaskan, anggaran Pilkakam pendistribusiannya melalui kecamatan, dan dari kecamatan langsung ke pihak kampung.

"Dana audah didistribusikan ke kecamatan masing-masing (yang menyelenggarakan Pilkakam). Nanti tekhnisnya, pihak kecamatan yang mendistribusikan ke panitia (Pilkakam) di tiap-tiap kampung," terang Firdaus Rokain.

Saat dikonfirmasi besaran anggaran di tiap-tiap kampung yang menyelenggarakan Pilkakam, setiap kampung ujarnya mendapatkan dana penyelenggaraan sebesar Rp 53 juta.

"Untuk indeks perkampungan anggarannya di kisaran Rp 53 juta.

Itu sudah ada item-itemnya penggunaannya untuk apa saja, semua sudah tercatat," bebernya.

Adapun penggunaan anggaran Pilkakam oleh panitia penyelenggaraan di setiap kampung, antara lain untuk honor panitia, BPK, Linmas, tarup, soundsitem, dan konsumsi.

Mau Daftar CPNS 2019? Jangan Lupa Siapkan SKCK, Daftar CPNS 2019 Online di Link ini

Wakil Ketua I DPRD Lamteng Yulius Heri, mengajak seluruh calon Kakam untuk bersama-sama menjaga situasi aman dan kondusif.

Di masa tenang saat ini, ia mengimbau calon Kakam ikut menyejukkan suasana.

"Sekarang kan sudah masa tenang (kampanye calon Kakam). Mari kita buat suasan menjelang, saat pencoblosan dan setelah pencoblosan menjadi aman dan tentram," ujar Yulius Heri.

Yulius menambahkan, Pilkakam adalah hajat bagi masyarakat kampung menentukan enam tahun pemerintahan mereka, sehingga hajat itu menurutnya harus disukseskan dan dirayakan dengan sukacita.(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved