Tribun Bandar Lampung

47 PNS Ikuti Seleksi Tahap Akhir JPTP Pemprov Lampung, Pemaparan Makalah dan Wawancara

47 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Seleksi lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemprov Lampung belanjut ke tahap akhir.

47 PNS Ikuti Seleksi Tahap Akhir JPTP Pemprov Lampung, Pemaparan Makalah dan Wawancara
Dokumentasi Humas Pemprov
47 PNS Ikuti Seleksi Tahap Akhir JPTP Pemprov Lampung, Pemaparan Makalah dan Wawancara 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - 47 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Seleksi lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemprov Lampung belanjut ke tahap akhir paparan makalah dan wawancara.

Penilaian tahap akhir ini telah di mulai sejak Selasa 5 hingga Rabu 6 November 2019 di Hotel Horison Bandar Lampung.

Pemaparan makalah dan wawancara ini dilakukan selama dua hari dikarenakan panitia seleksi (Pansel) membagi peserta menjadi dua.

Pertama, sebanyak 28 peserta mengikuti penilaian tersebut. Kemudian, di hari berikutnya sebanyak 19 peserta.

Juru bicara Pansel, Sunarto menjelaskan dalam pemaparan makalah dan wawancara ini Pansel ingin memperdalam beberapa hal.

"Pertama berkaiatan dengan sejauh mana pengetahuan, konsep, pemikiran dan pemecahan masalah yang dihadapi sesuai dengan OPD yang dilamar kaitannya dengan janji gubernur rakyat lampung berjaya," ujar Sunarto via telepon, Rabu, (6/11/2019).

Kemudian, terus dia, untuk makalahnya Pansel ingin melihat bagaimana proses penyelesaian masalah yang akan dilakukan beserta inovasi dan trobosannya mengenai masalah nantinya OPD.

Dua OPD Dihapus dalam Seleksi Lelang JPTP Pemprov Lampung, Ini Alasannya

Oleh karena itu, pihaknya ingin mengetahui beberapa terobosan dan pemikiran yang mendalam kepada para peserta seleksi lelang JPTP.

42 ASN Gugur Uji Kompetensi Seleksi Lelang JPTP Pemprov Lampung, Berikut Nama-nama yang Lolos

"Jadi yang disampaikan dan diperdalam berkaiatan dengan judul makalah, latar belakang dan problem atau permasalahan dalam OPD, apa solusinya, apa terobosannya," ucap Sunarto

"Caranya bagaimana, apa dasar hukumnya, dan menyampaikan gagasan kebaruan atau inovasi dan terobosannya," pungkasnya.(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved