Tribun Lampung Tengah

Amankan Pilkakam Serentak di 168 Kampung, Polres Lamteng Kerahkan 1.082 Personel

Amankan Pilkakam Serentak di 168 Kampung, Polres Lamteng Kerahkan 1.082 Personel

Amankan Pilkakam Serentak di 168 Kampung, Polres Lamteng Kerahkan 1.082 Personel
Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Apel pasukan Polres Lamteng jelang Pilkakam serentak besok di Mapolres setempat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Amankan 193 tempat pemungutan suara (TPS) di 168 kampung yang menggelar pemilihan kepala kampung (Pilkakam) besok, Polres Lampung Tengah kerahkan 1.082 personel kepolisian.

Kepala Polres Lamteng Ajun Komisaris Besar I Made Rasma, di selah apel kesiapan pasukan di Mapolres Lamteng, Rabu (6/11/2019) mengatakan, untuk mempermudah koordinasi, jajarannya membuat teknis pengamanan.

"Anggota Sabhara di 28 kecamatan siaga sebanyak 566 personel. Personel TNI, Brimob, Polres dibagi 3 Rayon A, B dan C untuk standby di tiga tersebut yakni wilayah barat tengah dan timur (Lamteng)," terang AKBP I Made Rasma.

Dari jumlah TPS 193 unit bebernya, terdapat 145 TPS dengan tngkat kerawanan yang biasa, sebanyak 26 TPS dengan kategori rawan serta 22 TPS dengan kategori sangat rawan.

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Lampung Siapkan 10 Formasi Khusus Bagi Lulusan Cumlaude

Untuk personel yang ditempatkan di TPS kata I Made Rasma, bervariasi sesuai dengan tingkat kerawanan, dan diharapkan personel untuk menyiapkam fisik, mental, jati diri secara profesional, moderen terpercaya, pelayan masyarakat, serta penegakan hukum yang jujur, adil, transparan dan akutabel.

"Pedomani aturan perundang-undangan serta SOP yang berlaku, serta berkordinasi dengan camat, Danramil dan Kapolsek dan tokoh masyarakat, dan berkoordinasi dengan petugas TPS juga Linmas yang menjadi patner dalam melaksanakan pengamanan TPS," imbuhnya.

Melalui deteksi analisa inteljen, situasi Kantibmas di wilayah yang menggelar Pilkakam kata Kapolres, ada peningkatan suhu politik lokal yang memunculkan potensi kerawanan seperti politik identitas, itimidasi, politik uang (money politic), hoax dan hate speech, penyebaran isu sara yang dapat memecah belah persatuan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial.

"Pesta demokasi Pilkakam serentak 2019 ajang demokrasi untuk memilih pemimpin di kampungnya agar dapat mewujudkan diwilayahnya aman, maju, adil dan sejahtera. Maka jangan kita ciderai dengan perbuatan-perbuatan yang justru akan memperkeruh susana dan menjadikan perpecahan di tengah masyarakat," tandasnya.

Drakorindo Vagabond Subtitle Bahasa Indonesia (Sub Indo), Download Drakor Terbaru Terpopuler 2019

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Operasional Ajun Komisaris Juli Sundara mengatakan, tak hanya melibatkan anggota Polres Lampung Tengah, kepolisian juga melakukan pengamanan ekstra dengan menambah personel bantuan kendali operasi (BKO) dari sejumlah kesatuan lainnya.

"(Personel BKO) Dari TNI Kodim 0411 Lampung Tengah 60 Personel, Brimobda Lampung 100 Personil, Ditsamapta Polda lampung 100 Personel, Polres Lampung Utara 30 Personel, Polres Lamtim 49 personel, Polres Pesawaran 30 Personel, Polres Metro 70 personel, Ditkrimum 10 Personel dan Tim Monitoril Diintelkam 67 Personil," jelasnya.

Jajarannya juga lanjut Juli, telah melakukan patroli skala besar dengan melibatkan ratusan anggota kepolisian, menyisir wilayah mulai dari barat dan timur Lamteng sejak dua hari terakhir.(tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved