Tribun Bandar Lampung

Naik 4 Persen, Polresta Bandar Lampung Keluarkan 3.820 Surat Tilang Selama Ops Zebra Krakatau 2019

Operasi Krakatau 2019 telah berakhir, Satlantas Polresta Bandar Lampung keluarkan ribuan surat tilang.

Naik 4 Persen, Polresta Bandar Lampung Keluarkan 3.820 Surat Tilang Selama Ops Zebra Krakatau 2019
Tribunlampung.co.id/Deni
Naik 4 Persen, Polresta Bandar Lampung Keluarkan 3.820 Surat Tilang Selama Ops Zebra Krakatau 2019 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Operasi Krakatau 2019 telah berakhir, Satlantas Polresta Bandar Lampung keluarkan ribuan surat tilang.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Reza Khomeini mengatakan selama berjalannya operasi krakatau 2019 pihaknya telah mengeluarkan ribuan surat tilang kepada para pelanggar lalulintas.

"Selama 14 hari, berjalannya Operasi Zebra Krakatau 2019, yang dimulai dari tanggal 23 Oktober hingga 5 November 2019, kami setidaknya mengeluarkan tilang sebanyak 3.820," ungkapnya, Rabu 6 November 2019.

Reza menuturkan surat tilang yang dikeluarkan oleh pihaknya tahun ini mengalami trend peningkatan 4 persen dari tahun sebelumnya.

"Operasi Zebra 2018 jumlah surat tilang yang dikeluarkan sebanyak 3.669," tutur Reza.

Disinggung soal trend pelanggaran, Reza mengaku jika pelanggar masih didominasi dari pengguna sepeda motor.

"Ada 2.998 pelanggar dari pengguna sepeda motor, dan yang paling dominan pelanggaran helm SNI sebanyak 1.069 pelanggar," bebernya.

Sepekan Operasi Zebra Krakatau, Satlantas Polresta Bandar Lampung Tilang 2.083 Pelanggar Lalu Lintas

Lanjutnya, selain itu urutan kedua pelanggaran atas surat-surat yang mana terdapat 754 pelanggaran.

"Kemudian berkendara dibawah umur sebanyak 347 pelanggar, melawan arus 172, menggunakan hp saat berkendara 37 pelanggaran, dibawah pengaruh alkohol 3 pelanggaran dan 616 pelanggaran lain-lain," sebutnya.

Sementara untuk roda empat, beber Reza, setidaknya ada 822 pelanggaran, yang mana didominasi pelanggaran tidak menggunakan safety belt sebanyak 241.

"Lalu melawan arus sebanyak 34 pelanggar, menggunakan hp saat berkendara 22 pelanggaran, berkendara dibawah umur ada 68 pelanggaran, surat surat sebanyak 238 pelanggaran dan 219 pelanggaran lain-lain," sebutnya.

Atas hasil tersebut, Reza mengatakan secara tidak langsung masyarakat kurang paham terhadap keselamatan dalam berkendara.

"Jadi nanti selesai operasi kami lakukan upaya preventif dan preventif melalui unit Dikyasa," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved