Tribun Bandar Lampung

Konversi BBM ke BBG, Nelayan TPI Lempasing Berharap Bisa Menghemat Pengeluaran

Konversi BBM ke BBG, Nelayan TPI Lempasing Berharap Bisa Menghemat Pengeluaran.

Konversi BBM ke BBG, Nelayan TPI Lempasing Berharap Bisa Menghemat Pengeluaran
Tribunlampung.co.id/Sulis
Perwakilan nelayan Warnardi Darno 

Konversi BBM ke BBG, Nelayan TPI Lempasing Berharap Bisa Menghemat Pengeluaran

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDARLAMPUNG - Nelayan TPI Lempasing, Bandar Lampung berharap konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) untuk kapal perikanan bagi nelayan sasaran bisa menghemat pengeluaran bahan bakar dan memaksimalkan hasil tangkapan melaut.

Perwakilan nelayan Warnardi Darno berharap, konversi ini mampu menekan pengeluaran nelayan dalam kembali bahan bakar sehingga bisa lebih hemat.

"Tapi kami berharap mudah mendapatkan BBG saat yang diberikan ini habis. Ketika habis kami beli dimana? Karena kalau eceran di bisa di atas Rp 20 ribu (per 3 kilogram)," kata Warnardi di TPI Lempasing, Bandar Lampung (7/11/2019).

Terlebih ada 345 paket mesin dan BBG yang diberikan ke nelayan Lempasing. "Kami ingin harganya bukan harga eceran, misal di bawah Rp 20 ribu atau Rp 16 ribuan," paparnya.

Nelayan lainnya Acung Komari yang sudah melaut sejak kelas 4 sekolah dasar ini mengaku belum tahu pasti akankah penggunaan BBG lebih hemat karena baru mau dipraktekkan.

Wali Kota Herman HN Minta Pasokan Lancar Agar Nelayan Mudah Dapatkan BBG Saat Habis

"Tapi yang pasti bersyukur karena diberi mesin dan BBG gratis, mudah-mudahan memang lebih hemat," kata nelayan berumur 27 tahun ini.

Kementerian ESDM Bagikan 345 Paket BBG Gratis untuk Nelayan TPI Lempasing

Walikota Bandar Lampung Herman Herman HN mendukung upaya kementerian ESDM dalam pengoptimalan bahan bakar ramah lingkungan melalui bahan bakar gas (BBG).

"Program ini sangat baik ya. bagaimana mengurangi bahan bakar memakai subsidi untuk nelayan kecil ini. Rata-rata yang menggunakannya kapal motor 2 ton kebawah, " kata Herman HN diwawancara usai acara.

Belum lagi menggunakan BBG ini lebih hemat dimana dalam 1 tabung ukuran 3 kilogram sama dengan 7 liter premiun (BBM). "Selain itu tank BBM juga masih ada sehingga saat tabung gasnya (BBG) habis saat masih melaut, nelayan masih bisa pakai BBM," terang dia.

Pertamina juga memastikan ada SPBN di TPI Lempasing sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk membeli tabung gas saat habis.

"Program konversi BBM ke BBG ini penugasan pemerintah pusat melalui Pertamina. Untuk menjaga sustainabilitas pasokan adalah Pertamina. Nasyarakat untuk membelinya di SPBN yang sudah kita sediakan," ujar Alimudin Baso dari Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Karena jika beli di eceran tentu memang lebih mahal. "Jadi sisa penghematan bahan bakar bisa dialihkan untuk konsumsi (kebutuhan) rumah tangga," sambung dia

Sebanyak 345 paket BBG berikut mesinnya diberikan kepada nelayan TPI Lempasing melalui Kementerian ESDM dalam kesempatan ini. Dimana dibagi gratis.(Tribunlampung.co.id/ Sulis Setia M)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved