Penyelundupan Burung

BREAKING NEWS - BKSDA Bengkulu-Lampung Gagalkan Penyelundupan 1.500 Burung di Kotabumi

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung Hifzon Zawahiri menuturkan, beberapa di antaranya termasuk satwa yang dilindungi.

BREAKING NEWS - BKSDA Bengkulu-Lampung Gagalkan Penyelundupan 1.500 Burung di Kotabumi
Tribun Lampung/Deni Saputra
BKSDA III Bengkulu-Lampung menggelar ekspose penggagalan penyelundupan 1.500 ekor burung, Sabtu (9/11/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, NATAR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Flight: Protecting Indonesia's Birds mengamankan sekitar 1.500 ekor burung di Kotabumi, Lampung Utara.

Dari 1.500 ekor burung yang diamankan itu terdiri dari 16 spesies.

Di antaranya, ciblek, kolibri, gelatik batu, pelatuk, cucak jenggot, kopri, poksai medan, serindit melayu, cucak keling, cucak ranting, cucak ijo mini, dan poksai sumatera.

Modus Baru, Ratusan Burung Diselundupkan Pakai Mobil Travel

Pelepasan Ratusan Burung Liar di Pulau Tegal Mas: Jaga Kelangsungan Satwa Liar

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung Hifzon Zawahiri menuturkan, beberapa di antaranya termasuk satwa yang dilindungi.

"Hari ini kita telah melakukan penangkapan beberapa satwa. Penangkapan ini dilakukan dengan pencegatan di Kotabumi oleh BKSDA. Diduga burung ini akan dipasarkan di Metro dan Pesawaran," kata Hifzon Zawahiri dalam ekspose di kantor BKSDA III Bengkulu-Lampung, Natar, Lampung Selatan, Sabtu (9/11/2019).

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved