Lagi, 3.092 Burung Ilegal Disita di Pelabuhan Bakauheni

Ribuan burung ilegal tersebut diselundupkan menggunakan mobil Isuzu Panther B 1071 BYY di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (9/11/2019).

Lagi, 3.092 Burung Ilegal Disita di Pelabuhan Bakauheni
Dok Flight: Protecting Indonesia's Birds
Sebanyak 3.092 burung ilegal disita di Pelabuhan Bakauheni. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Upaya penyelundupan ribuan burung ilegal kembali digagalkan.

Ada sebanyak 3.092 ekor burung ilegal hasil tangkapan liar yang disita.

Ribuan burung ilegal tersebut diselundupkan menggunakan mobil Isuzu Panther B 1071 BYY di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (9/11/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Adapun jenis burung yang disita terdiri dari 21 jenis, di antaranya, ciblek, gelatik, jalak kebo, burung madu, pleci, cucak ijo, cucak ranting, prenjak, dan srendit.

Direktur Komunikasi Flight: Protecting Indonesia's Birds Namira Annisa mengatakan, digagalkannya penyelundupan burung ilegal ini berkat kerja sama pihaknya dengan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan Balai Karantina Pertanian Bandar Lampung.

"Burung ilegal ini gagal diselundupkan setelah dihentikan di Pelabuhan Bakauheni semalam sekitar jam sembilan," ujar Namira, Minggu (10/11/2019).

BREAKING NEWS - BKSDA Bengkulu-Lampung Gagalkan Penyelundupan 1.500 Burung di Kotabumi

Namira menjelaskan, 3.092 burung liar ilegal ini akan diselundupkan dari Lampung ke Bogor melalui Pelabuhan Bakauheni.

"Burung-burung ini diselundupkan dengan cara dikemas dalam 78 keranjang dan 37 dus yang diangkut menggunakan mobil pribadi," beber dia.

Namira mengatakan, populasi burung liar Sumatera terancam akibat masifnya perburuan dan penyelundupan.

Lebih dari 1 juta ekor burung asal Sumatera dicuri dari alam liar setiap tahunnya.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved