36 Ribu Lampung Utara Warga Tak Lagi Dilayani BPJS Kesehatan

Sebanyak 36.607 warga Lampung Utara tidak lagi bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatannya untuk berobat.

36 Ribu Lampung Utara Warga Tak Lagi Dilayani BPJS Kesehatan
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Sebanyak 36.607 warga Lampung Utara tidak lagi bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan untuk berobat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sebanyak 36.607 warga Lampung Utara tidak lagi bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan untuk berobat.

Hal ini seiring pemutusan hubungan kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Pemkab Lampung Utara.

Kabid SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi Dodi Sumardi menjelaskan, pemutusan hubungan kerja sama itu karena Pemkab Lampung Utara memiliki tunggakan kepada BPJS Kesehatan sebesar Rp 1,9 miliar.

"Pemutusan kerja sama sejak 4 November 2019. Pemkab Lampura berutang kepada BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi selama September dan Oktober 2019," ujarnya, Minggu (10/11/2019).

Menurutnya, ada 36.607 warga kurang mampu yang dibiayai Pemkab Lampura untuk menikmati layanan kesehatan menggunakan kartu BPJS Kesehatan ini.

Namun sejak 4 November lalu, kartu kesehatan tersebut tak lagi berfungsi alias tidak bisa digunakan untuk berobat.

Kepesertaan 36.607 warga ini menjadi tidak aktif.

Tagihan Hampir Rp 2 Miliar Belum Dibayar, BPJS Kesehatan Putus Hubungan dengan Pemkab Lampura

Dodi meneruskan, pihak BPJS Kesehatan telah berkoordinasi dan memberikan tenggang waktu bagi pemkab untuk melunasi utang tersebut. Namun hingga tanggal tersebut, belum juga ada pembayaran.

"Semestinya pembayaran sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Pemkab telah mengajukan penangguhan pembayaran sampai 18 Oktober 2019. Namun hingga tanggal tersebut, tidak ada pembayaran. Jadi BPJS Kesehatan melakukan penonaktifan peserta dari pemda," jelasnya.

Pj Sekretaris Kabupaten Lampung Utara Sofyan mengatakan, jaminan kesehatan dari pemda tersebut memang terpaksa dinonaktifkan karena pemkab berutang selama dua bulan.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved