Breaking News:

Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo Diperiksa KPK Terkait Kasus Mustafa

Sri Widodo akan bersaksi dalam perkara suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018.

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Ilustasi - Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo saat akan diperiksa dalam kasus Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa mantan Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo.

Sri Widodo akan bersaksi dalam perkara suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018.

"Saksi diperiksa untuk tersangka MUS (Mustafa, mantan bupati Lampung Tengah)," kata Plh Kepala Biro Humas KPK Chrystelina G Sitompul kepada wartawan, Senin (11/11/2019).

Sebelumnya pada Kamis (7/11/2019), KPK telah memanggil Sri Widodo untuk kasus yang berbeda. Saat itu ia diperiksa kasus suap proyek di Dinas PUPR dan Perdagangan Kabupaten Lampung Utara yang menjerat Bupati Lampura nonaktif Agung Ilmu Mangkunegara.

Kembali ke kasus korupsi Mustafa, KPK kembali menetapkan mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. 

Mustafa diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018 dan penerimaan-penerimaam hadiah atau janji lainnya dari calon rekanan proyek-proyek di lingkungan Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah. 

Mustafa juga diduga menerima fee dari ijon proyek-proyek di lingkungan Dinas Bina Marga dengan kisaran fee sebesar 10 persen hingga 20 persen dari nilai proyek. Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterima Mustafa yaitu sebesar sekurangnya Rp95 Miliar.

Total Rp95 miliar tersebut diperoleh Mustafa dari kurun waktu Mei 2017 hingga Februari 2018 dengan rincian Rp58,6 miliar dengan kode IN BM berasal dari 179 calon rekanan, dan sebesar Rp36,4 miliar dengan kode IN BP berasal dari 56 calon rekanan.

Penetapan ini merupakan pengembangan kasus suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun 2018 yang membuat Mustafa divonis 3 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. (tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "KPK Kembali Periksa Eks Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo" 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved