VIDEO Angkringan Asli Yogyakarta Muncul di Tokyo Jepang

Jogja terbuat dari angkringan dan kenangan, begitu bunyi pepatah yang banyak beredar di media sosial.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Jogja terbuat dari angkringan dan kenangan, begitu bunyi pepatah yang banyak beredar di media sosial.

Angkrian sendiri berasal dari bahasa Jawa, angkring, yang artinya alat dan tempat jualan makanan dengan pikulan berbentuk melengkung ke atas.

Nah, biasanya angkringan berada di pinggir jalan, menggunakan gerobak dorong, dan memiliki atap dari terpal plastik. 

Angkringan ini sangat khas di daerah-daerah seperti Solo, Yogayakarta, Surabaya dan daerah lainnya. 

Nah, baru-baru ini tengah viral kalau ada angkringan yang muncul di beberapa tempat Negeri Sakura alias Jepang. Kok bisa?

Ternyata, adanya angkringan tersebut merupakan sebuah proyek yang bernama "NOWHERE OASIS" di ajang Tokyo Festival 2019. 

Dua Calon Gubernur Ini Rival Saat Kampanye, Bertemu di Angkringan Pujian pun Mengalir

Diinisiasi oleh seniman asal Jepang, Jun Kitazawa, proyek tesebut memiliki tujuan untuk memperkenalkan budaya makan angkringan Yogyakarta, ke masyarakat Jepang.

Ide dari proyek ini berangkat dari pengalamannya yang kini tinggal di Yogyakarta. Ia merasakan banyak perbedaan antara Jepang dan Indonesia, terutama pada masyarakatnya. 

Menurutnya, angkiran yang ia temukan di Yogyakarta adalah sebuah tempat yang bisa menenangkan. Di angkiran, masyarakat yang datang nggak cuma untuk makan, tapi masyarakat bisa melepas penat dengan ngobrol dengan sekitarnya. 

Dalam membangun proyek ini, Kitazawa nggak sendiri. Ia dibantu oleh komunitas-komunitas orang Indonesia yang tinggal di Jepang. 

Halaman
12
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved