Tribun Bandar Lampung

Tak Dapat Nafkah Lahir Batin dari Sang Suami, Wanita Ini Malah Aniaya Adik Ipar Pakai Martil

Juwita dirawat setelah mengalami luka serius di bagian kepala, setelah dipukul menggunakan sebuah martil.

Tak Dapat Nafkah Lahir Batin dari Sang Suami, Wanita Ini Malah Aniaya Adik Ipar Pakai Martil
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi Penganiayaan - Tak Dapat Nafkah Lahir Batin dari Sang Suami, Wanita Ini Malah Aniaya Adik Ipar Pakai Martil. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tak didengar curhatannya, seorang perempuan yang sudah setahun tak mendapat jatah nafkah lahir batin nekat menganiaya adik iparnya.

Alhasil adik iparnya yang bernama Juwita (28) warga warga Jalan Pulau Bawean 2, Gang Damai, Sukarame terpaksa dirawat secara intensif di RS Imanuel, Bandar Lampung.

Juwita dirawat setelah mengalami luka serius di bagian kepala, setelah dipukul menggunakan sebuah martil.

Pelaku sendiri diketahui bernama Suciati (31) warga Jalan Kebersihan, Tanjungkarang Barat yang mana saat ini masih dicari keberadaannya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa penganiayaan ini terjadi saat korban menjaga warung miliknya di bilangan Jalan Pulau Bawean II Sukarame, Selasa 19 November 2019, sekira pukul 13.00 WIB.

Suciati menghampiri rumah Juwita untuk sekedar berkunjung di rumah korban.

Update Kasus Dugaan Penganiayaan Diksar Mahusa Unila, Ada Bukti Terbaru?

Di lokasi kejadian, Suciati kemudian curhat kepada adik kandung sang suami yang diketahui bernama Suldan (42).

Suciati sendiri bercerita terkait suaminya yang tak menafkahinya secara lahir dan batin selama satu tahun.

Namun saat bercerita dengan korban, hanya bisa mengiyakan lantaran korban menahan penyakit yang diderita.

Merasa tak dihiraukan oleh sang adik ipar, Suciati naik pitam dan mengambil sebuah martil lalu memukulkannya ke Juwita berulang kali.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved