Tribun Way Kanan

Pencurian Ayam di Way Kanan, Pelaku Sempat Keluarkan Sebilah Pisau Saat Ditegur Warga yang Curiga

Anggota reskrim Polsek Banjit mengamankan diduga pelaku pencurian dengan pemberatan. Pelaku warga Way Kanan.

Pencurian Ayam di Way Kanan, Pelaku Sempat Keluarkan Sebilah Pisau Saat Ditegur Warga yang Curiga
Tribunlampung.co.id/Anung
Pencurian Ayam di Way Kanan, Pelaku Sempat Keluarkan Sebilah Pisau Saat Ditegur Warga yang Curiga 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANJIT - Anggota reskrim Polsek Banjit mengamankan diduga pelaku pencurian dengan pemberatan di Dusun Setia Kampung Donomulyo Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, Senin (25/11/2019).

Pelaku inisial KW (20) warga Kampung Mekar Asri Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan dan HN (28) warga Kampung Mekar Asri Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Banjit InsPektur Satu Abri Firdaus menjelaskan kronologis kejadian. 

Pada Minggu 24 November 2019 sekitar pukul 08:30 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang diduga dilakukan oleh HN dan KW di belakang rumah korban Darsuki di Dusun Setia Bakti Kampung Donomulyo Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan.

Modusnya pelaku masuk ke dalam kebun kopi dan karet yang berada di belakang rumah korban, sedangkan pelaku HN menunggu di motor dan pelaku KW melepaskan ayam yang dibawanya untuk beradu dengan ayam milik korban.

Setelah ayam beradu, pelaku mengambil ayam korban, namun saat ayam akan dibawa, kepergok oleh warga sekitar sehingga pelaku langsung melepaskannya. 

Karena curiga saksi an. Suheri menghampiri salah satu pelaku berinisial HN yang sedang menunggu di deket motor.

Tak puas ditegur, pelaku malah menunjukkan sebilah pisau dari pinggangnya.

Seketika Suheri meminta bantuan warga sehingga pelaku berhasil diamankan warga bersama petugas dari Polsek Banjit tanpa perlawanan.

Kini pelaku berikut barang bukti 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Beat warna putih no. Pol : BE 4417 WG, 3 (ekor) ayam jago dan 1 (satu) buah pisau dan kerangka pisau warna cokelat selanjutnya diamankan dan dibawa ke Polsek Gunung Banjit guna dilakukan proses lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” ungkap Kapolsek Banjit IPTU Abri Firdaus, Senin 25 November 2019. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved