Breaking News:

KDRT di Lampung Tengah

Hindari Kejaran Polisi, Pelaku Penyiraman Air Keras ke Suami Sempat Kabur ke Lampung Timur

Polisi sempat mengejar pelaku penyiraman air keras ke Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

GrafisTribun/Dodi
Ilustrasi - Hindari Kejaran Polisi, Pelaku Penyiraman Air Keras ke Suami Sempat Kabur ke Lampung Timur 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,SEPUTIHMATARAM - Tim Unit Reskrim Polsek Seputih Mataram sempat mengejar Tri Wahyuni dan Toni Wibowo ke Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Pengerjaran dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi keberadaan Tri yang bersembunyi di rumah salah satu kerabatnya.

Namun, saat dilakukan pengejaran ke tempat yang dicurigai, pelaku sudah tak ada lagi di lokasi.

"Kemudian tim (Reskrim) mendapat informasi jika pelaku (Tri Wahyuni) pulang ke rumah ibunya di Bandar Jaya Barat,"

"Lagi-lagi ketika dikejar ternyata dia sudah tak ada lagi di tempat," terang Kapolske Seputih Mataram Iptu Arief Wiranto mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Selasa (26/11/2019).

Akhirnya terang Arief, pada Sabtu (23/11) sekitar pukul 01.00 WIB, keduanya berhasil ditangkap saat melintas di ruas jalan Gunung Sugih - Kotagajah.

"Kita amankan pelaku dan dibawa ke Mapolsek Seputih Mataram. Selain itu, barang bukti sepeda motor Honda Beat warna putih biru tanpa plat dan helm turut diamankan," terang Kapolsek.

Pihak Polsek Seputih Mataram juga masih mencari barang bukti lainnya berupa mejikom, yang diduga digunakan untuk menaruh air keras yang disiramkan Tri Wahyuni ke Panut, serta kunci cadangan rumah yang biasa digunakan mereka untuk masuk.

Kepolisian juga mendalami peran Toni Wibowo, apakah terlibat langsung (turut serta), atau hanya yang mengantarkan pelaku Tri Wahyuni untuk berpindah-pindah tempat.

Halaman
1234
Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved