Tribun Lampung Selatan

Tangkapan Ikan Nelayan Lamsel Turun 30 Persen

Adanya penurunan volume tangkap nelayan di Lampung Selatan ini diakui oleh Kepala Dinas Perikanan kabupaten Lampung Selatan Meizar Melanesia.

Tangkapan Ikan Nelayan Lamsel Turun 30 Persen
Tribunlampung.co.id/Dedi
Tangkapan Ikan Nelayan Lamsel Turun 30 Persen 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Tahun 2019 ini terjadi penurunan volume tangkap nelayan di pesisir kabupaten Lampung Selatan.

Penurunan ini dikarenakan dampak tsunami Selat Sunda pada akhir tahun 2018 lalu yang turut merusak alat tangkap nelayan di pesisir Kecamatan Rajabasa dan Kalianda.

Apalagi pasca tsunami diawal tahun 2019, aktivitas nelayan di daerah pesisir kecamatan Rajabasa dan Kalianda cendrung lumpuh.

Aktivitas nelayan baru kembali menggeliat pada pada bulan April khususnya unuk di Kalianda.

Adanya penurunan volume tangkap nelayan di Lampung Selatan ini diakui oleh Kepala Dinas Perikanan kabupaten Lampung Selatan Meizar Melanesia.

Menurutnya, penurunan volume tangkap nelayan mencapai 30 persen.

“Memang ada penurunan yang signifikan. Terbesar memang terdampak tsunami akhir tahun lalu,” kata dia kepada tribun, kamis (28/11).

Menurut Meizar banyaknya alat tangkap nelayan yang rusak karena diterjang tsunami pada akhir tahun 2018, membuat banyak nelayan di wilayah pesisir kecamatan Rajabasa dan Kaianda kini belum lagi kembali melaut.

Bahkan TPI di Way Muli kecamatan Rajabasa pun turut hancur diterang gelombang tsunami.

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved