Breaking News:

Tribun Metro

Tahun Depan Anggaran Pelatihan SDM Tambah Rp 200 Juta

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro mendapat kucuran dana pelatihan dan peningkatan SDM

Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Kepala Disnakertrans Rakhmat Zainudin 

Tahun Depan Anggaran Pelatihan SDM Tambah Rp 200 Juta

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro mendapat kucuran dana pelatihan dan peningkatan SDM untuk calon pekerja tahun depan.

"Jadi, tahun depan itu kita ada tambahan anggaran sekitar Rp 200 juta. Nah, itu untuk pelatihan tanaga kerja. Karena ini sesuai dengan program dari pemerintah pusat untuk peningkatan SDM," terang Kepala Disnakertrans Rakhmat Zainudin, Minggu (1/12).

Dijelaskannya, pelatihan diberikan untuk kursus motor injeksi atau metik kemudian perbaikan AC. Selesai pelatihan, para peserta juga akan diberikan alat kerja. Dengan tujuan bisa membuka bengkel.

Disnaker Bandar Lampung Usulkan UMK 2020 Naik hingga 8,51 Persen, Segini Besarannya

"Jadi memang untuk itu tujuannya. Nah, pelatihan itu per 10 orang. Jadi total ada 20. Nanti kita beri bantuan per grup itu lima orang. Teknisnya, nanti kita koordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK)," imbuhnya.

Selain itu, Disnakertrans juga akan mengadakan program magang kerja untuk tahun depan kepada 20 orang. Pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah Rumah Sakit yang ada di wilayah setempat.

Disnakertrans Lamsel Gelar Job Fair di GOR Way Handak, Ada 160 Lowongan dari 10 Perusahaan

"Harapannya, setelah magang kalau bisa berlanjut dengan diterima kerja di sana. Nah, untuk program G to G dengan pemerintah Jepang itu kabarnya masih. Tapi itu kan dari provinsi. Tapi masih tahun depan," bebernya.

Rakhmat menambahkan, dari LPK yang sudah bekerja sama dengan Jepang, dikabarkan juga tetap melanjutkan program magang dari Metro. "Jadi itu kira-kira gambaran program kita tahun depan. Kalau untuk job fair tidak ada, karena dua tahun sekali," tuntasnya.

Jemput Bola

Komisi I DPRD Kota Metro meminta pemerintah fokus pada pengembangan dan peningkatan SDM masyarakat serta menjemput bola terkait alokasi anggaran pada sektor tersebut.

Ketua Komisi I Basuki mengatakan, pengembangan SDM dalam rangka menghadapi persaingan global. Sehingga pemerintah pusat telah mengalokasikan dana yang cukup besar dalam APBN.

"Kita tahu, pusat menyiapkan generasi muda melalui pelatihan kerja dengan alokasi dana sebesar Rp 10 triliun. Itu targetnya 2 juta peserta dengan memberikan Kartu Pra Kerja kepada para pencari kerja atau pekerja untuk mendapatkan layanan vokasi," bebernya.

Karenanya, ia meminta pemkot aktif menjemput bola anggaran pusat terkait pengembangan SDM. "Apalagi IPM Metro terbilang paling tinggi dibanding daerah lain di Lampung. Ini harus kita manfaatkan dan aktif. Jangan pasif. Jemput bola ke pusat," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved