Tribun Lampung Tengah

3 Personel Polres Lamteng Kena PTDH, Kapolres Sedih: Kami Sungguh Prihatin

Menurutnya, berat untuk secara langsung memimpin upacara perpisahan anggota jajarannya yang diberhentikan secara tidak hormat.

3 Personel Polres Lamteng Kena PTDH, Kapolres Sedih: Kami Sungguh Prihatin
tribunlampung.co.id/syamsir alam
3 Personel Polres Lamteng Kena PTDH, Kapolres Sedih: Kami Sungguh Prihatin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Lepas 3 personelnya melalui upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), Senin (2/12/2019), Kapolres Lampung Tengah, Ajun Komisaris Besar I Made Rasma mengaku bersedih dan prihatin.

Menurutnya, berat untuk secara langsung memimpin upacara perpisahan anggota jajarannya yang diberhentikan secara tidak hormat.

Namun begitu, sebagai seorang pimpinan ia harus melakukan hal tersebut.

"Tentunya kami sungguh prihatin harus memberhentikan tiga personel (PTDH). Walaupun terasa berat namun hal ini harus tetap dilaksanakan, demi untuk kebaikan organisasi Polri yang kita cintai ini," terang AKBP I Made Rasma.

Made Rasma mengatakan, untuk selanjutnya ia berharap tidak ada lagi upacara PTDH, khususnya di lingkungan Polres Lampung Tengah.

"Semoga ini adalah yang terakhir dan dapat menimbulkan efek jera serta menjadi contoh kepada personel yang lain. Untuk ke depanya supaya tidak ada lagi personel yang melakukan pelanggaran disiplin, kode etik maupun melakukan tindak pidana serta demi tegaknya peraturan yang berlaku," imbuhnya.

Perwira Polisi Dipecat Lantaran Jadi Tukang Ojek, Terungkap Alasan di Balik PTDH

Bahwa dampak pemberhatian NS, ND dan HR tidak hanya kepada tiga personel itu masing-masing, melainkan juga berimbas pada anak dan istri ketiganya, serta keluarga besar mereka.

Menurutnya, sebelum akhirnya dilakukan PTDH, bahwa ia dan unsur pimpinan di Polres Lamteng sudah berulangkali memberikan teguran dan nasihat, namun NS, ND dan HR menurutnya masih belum berubah.

"Tahapannya sangat panjang dan melelahkan serta menghabiskan anggaran dengan maksud yang bersangkutan untuk bisa berubah, bisa lebih baik dan disiplin, dengan segala daya upaya pembinaan telah dilakukan namun rekan-rekan kita tidak ada perubahan," imbuhnya.

Karena tak ada perubahan dan niat baik dari ketiganya, serta untuk kebaikan institusi Polri khususnya Polres Lampung Tengah, akhirnya mengajukan Sidang KKE dengan rekomedasi PTDH dan dikabulkan Kapolda Lampung.

Propam Polda Singgung PTDH Soal Kasus Polisi Diduga Narkoba di Way Kanan

Kapolres berharap, bersama-sama untuk bekerja sesuai dengan aturan-aturan yang ada sebagaimana diamanatkan undang-undang, serta kepada seluruh perwira atau pejabat yang diberi tanggung jawab, hendaknya menjadi tauladan bagi anggotanya.

Upacara PTDH juga dihadiri pejabat utama, Kapolsek Polres Lampung Tengah, perwira serta satu pleton Sabhara, satu pleton Lalu Lintas, satu pleton gabungan staf.

Satu pleton Polwan, satu pleton Bhabinkantibmas, satu pleton Intelkam, satu pleton Reskrimum dan ResNarkoba serta satu pleton ASN Polres lampung Tengah.(tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved