Breaking News:

Tertular Suami yang Suka 'Jajan', Ibu Hamil di Lampung Idap HIV

Untungnya setelah dicek, anak di kandungannya tidak kena alias negatif. Ibu hamil itu diketahui tertular HIV saat pemeriksaan pertama kehamilan.

Nakita
Ilustrasi - Tertular Suami yang Suka 'Jajan', Ibu Hamil di Lampung Idap HIV. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Sejumlah ibu hamil di Provinsi Lampung terdeteksi menderita HIV/AIDS.

Mereka mayoritas tertular dari sang suami yang diduga suka "jajan" di luar.

Para wanita ini baru mengetahui tertular HIV/AIDS saat memeriksakan kandungan mereka ke dokter setempat.

Plt Kepala Diskes Tulangbawang Fatoni, didampingi Kabid Pemberantasan, Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Feriyani Sa’id menjelaskan, total ada 24 warga Tuba yang terjangkit HIV.

Dari 24 warga tersebut, tercatat ada seorang ibu hamil.

"Untungnya setelah dicek, anak di kandungannya tidak kena alias negatif. Ibu hamil itu diketahui tertular HIV saat pemeriksaan pertama kehamilan," jelasnya, Minggu (1/12/2019).

Saat ini, terusnya, tugas Diskes adalah mengontrol di mana ibu tersebut melahirkan. "Jangan sampai lolos dari pantauan. Untuk identitasnya, belum bisa kami sebutkan. Ini untuk menjaga agar pengidap tidak dikucilkan keluarga dan lingkungannya," kata dia.

Peringati Hari AIDS Sedunia, KDS Lampung Bagikan Ratusan Bunga dan Pita

Narapidana Meninggal Terkena HIV/AIDS, Rutan Kotabumi Membantah

Fatoni menjelaskan, sebaran orang dengan HIV/AIDS (ODHA) ini terbanyak di Unit 2 Kecamatan Banjar Agung, selanjutnya di Rawapitu, Rawajita, dan beberapa kecamatan lain. ODHA ini rata-rata berusia produktif di atas 17 tahun.

Kasus ibu hamil tertular HIV/AIDS juga ditemukan di Lampung Utara. Dari total 6 ODHA, satu diantaranya merupakan ibu hamil. Sama seperti di Tulangbawang, si ibu baru mengetahui jika tertular HIV/AIDS saat memeriksakan kehamilannya ke dokter.

"Kalau dari Januari-September 2019, ada 6 ODHA. Satu ibu hamil, 5 transgender. Mereka melakukan pengobatan di RSUAM Bandar Lampung, karena di Lampura belum ada puskesmas yang menjadi tempat pelayanan berkelanjutan untuk HIV/AIDS," jelas Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lampung Utara, M Yusuf.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved