Breaking News:

Tribun Metro

Program Fisik dan Nonfisik Kota Metro Di-Deadline Tuntas 15 Desember

Program Fisik dan Nonfisik Kota Metro Di-Deadline Tuntas 15 Desember. Komisi I DPRD Kota Metro meminta pengerjaan proyek rampung.

Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Ketua Komisi I DPRD Metro Basuki 

Program Fisik dan Nonfisik Kota Metro Di-Deadline Tuntas 15 Desember

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO -  Program Fisik dan Nonfisik Kota Metro Di-Deadline Tuntas 15 Desember. Komisi I DPRD Kota Metro meminta pengerjaan proyek-proyek Tahun Anggaran 2019 di wilayah setempat bisa selesai tepat waktu sesuai rencana.

Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Basuki mengatakan, semua kegiatan fisik maupun non fisik tahun 2019 harus diselesaikan 15 Desember. Sehingga semua selesai tepat waktu sesuai dengan perencanaan.

DPRD Metro Minta RSUD Ahmad Yani Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD: Kami Konsultasi Dulu

"Terutama untuk perbaikan bedah rumah segera diselesaikan sesuai dengan plafon yang ada. Kita melihat dana kelurahan dan bedah rumah itu programnya belum selesai. Seperti ada yang kurang pintu atau jendela pas survei kemarin," bebernya, Selasa (3/12).

Ia mencontohkan, di Kecamatan Metro Timur tahun ini mendapat bantuan sekitar 19 dari Dinas PUPR. Dimana setiap satu rumah mendapat alokasi dana sekitar Rp 15,5 Juta. Namun ada masalah pagu, karena harga saat perencanaan berbeda dengan saat ini.

DPRD Metro Minta Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pengembangan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS

"Tapi harus diselesaikan. Memang, bedah rumah tahun ini ada perubahan. Karena Kemensos kan menarik kembali, jadi masih dipending karena digulirkan ke kabupaten terpencil. Tapi yang tidak dapat tahun ini akan diprioritaskan tahun depan," tukasnya.

Namun demikian, tahun depan alokasi anggaran bedah rumah diperkirakan tambah sampai Rp 24 juta per rumah. Pun demikian dari Kemensos yang sempar dipending karena dialihkan, kemungkinan Metro mendapat jatah tahun 2020

Karenanya, pengerjaan proyek baik fisik maupun non fisik harus sudah selesai sebelum tutup tahun anggaran 2019.

Wali Kota Achmad Pairin dalam beberapa kesempatan meminta agar seluruh proses pembangunan yang ada di wilayah setempat selesai sesuai tepat waktu.

"Harus selesai pada 15 Desember. Sesuai dengan perencanaan," ujarnya selepas meninjau progres pembangunan Gedung Sesat Agung (GSG) Bumi Sai Wawai pada akhir November lalu.

Pairin juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terus berkoordinasi dengan pihak ketiga agar pengerjaan sesuai dengan rencana dan selesai pada waktu yang telah ditentukan. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved