Jual Batu Bukit Kunyit

VIDEO Kuli Batu Panen Rezeki Pasca Longsornya Bukit Kunyit

Sejumlah warga sekitar gunung kunyit panen rezeki pasca longsornya batu di Gunung Kunyit, Sukaraja, Bandar Lampung

Menurutnya, dengan longsornya bukit tersebut dapat mempermudah dan mempercepat proses penambangan.

"Ya ini hanya aktivitas masyarakat aja, ya memang dibuat longsor. Itu pun memang kerjaan kita digerong dulu baru jatuh, memang manual," ungkap Abah kepada Tribun di lokasi, Rabu (4/12/2019).

Jadi, jelas dia, digerong dulu baru bisa jatuh (longsor).

Yang demikian itu, dikarenakan masyarakat di lingkungan bukit kunyit sebagian besar mencari nafkah dengan menambang batu.

"Hampir 80 persen warga bekerja di sini. Saat menggerong gunung juga tidak bisa sembarang. Karena ketika kira-kira longsor kami sudah tahu lihat dari gerakannya," jelasnya.

Meski membahayakan warga sekitar, namun peristiwa longsor merupakan hal yang ditunggu para penambang agar pekerjaan lebih mudah.

Di mana lonsor terjadi tiga sampai dengan empat bulan sekali setelah pengerukan.

"Kita sudah ngerti, kalau memang sudah mau longsor sudah ada gerakannya. Jadi kita berenti dulu kerjanya, warga juga udah tau. Ini juga nggak menentu, bisa tiga sampai empat bulan baru bisa longsor," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Tomi yang juga merupakan kuli angkut batu di Bukit Kunyit.

Ia menyebut, peristiwa longsor di Bukit kunyit terjadi memang disengaja oleh para kulit batu.

Ia menjelaskan, para kuli angkut batu bekerja bersama-sama untuk meruntuhkan bebatuan yang ada di atas bukit dengan cara memahat di bagian bawah bukit.

Dengan demikian, para kuli batu tidak perlu susah payah untuk menambang batu.

"Kalau batunya udah numpuk, kita lebih mudah. Bisa dimanfaatkan oleh warga yang kerja jadi kuli," kata dia.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

 Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio

Penulis: ikhsan dwi nur satrio
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved