Tribun Bandar Lampung

Gelapkan Dana Desa di Lampung Utara, 3 Terdakwa Diganjar Hukuman 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Ketiganya yakni Zainul Ferdi selaku Pj Kepala Desa Ratu Abung, Sabardi selaku sekertaris Desa Ratu Abung, dan Manijah selaku mantan Kepala Desa Ratu.

Gelapkan Dana Desa di Lampung Utara, 3 Terdakwa Diganjar Hukuman 1 Tahun 2 Bulan Penjara
tribulampung.co.id/hanif mustafa
Gelapkan Dana Desa di Lampung Utara, 3 Terdakwa Diganjar Hukuman 1 Tahun 2 Bulan Penjara 

"Dan sudah saya kembalikan, saya mohon untuk meringankan hukuman, saya sudah janda, tua, dan saya masih punya tanggungan satu anak," sebutnya.

Adapun dalam dakwaannya, ketiganya melakukan tindak pidana korupsi bermula pada tanggal 05 April 2016 yang mana Desa Ratu Abung mendapatkan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp. 611.073.205.

Selain itu, Desa Ratu Abung juga mendapatkan tambahan bantuan dari provinsi sejumlah Rp. 5,6 juta untuk pengadaan Proyektor.

Dari sejumlah dana tersebut, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa melakukan pembangunan onderlah dan gorong-gorong senilai Rp 423.850.000.

Untuk pembangunan tersebut dilakukan pencairan sebanyak 2 termin, termin pertama persentase 60% senilai Rp. 405 juta yang dicairkan di bulan Juni 2016 dimasa pemerintahan terdakwa Manijah selaku Kepala Desa Ratu Abung.

Selanjutnya untuk pembayaran pembangunan diserahkan kepada saksi Sunarmin selaku bendahara kegiatan sebesar Rp 204.411.600.

Pada termin kedua persentase 40% dicairkan senilai Rp. 270.350.000 pada bulan November 2016 yang dilakukan di masa pemerintahan terdakwa Zainul Fardi, dan diserahkan senilai Rp. 136.271.400 kepada Sunarmin selaku bendahara kegiatan.

Tunggakkan Dana Desa 2019 Sentuh Rp 8 Miliar per Bulan, Sekkab Lampura Minta Aparatur Desa Sabar

Kemudian bahwa dari jumlah pertanggungjawaban pengeluaran dana desa Ratu Abung tahun 2016  total sebesar Rp. 675.405.116 tersebut telah dilakukan pengujian atau klarifikasi kepada para pihak terkait atas bukti – bukti LPJ pengeluaran dana desa Ratu Abung Tahun 2016 terdapat penyimpangan.

Atas hasil pengujian, terdakwa Zainul Fardi bersama dengan Sabardi selaku sekretaris Desa Ratu Abung  2010-2016 dan Manijah kepala Desa Ratu Abung 2010-2016  merugikan keuangan negara dengan cara tidak menggunakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa sesuai peruntukkannya.

Sehinggamengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 79.812.800 dengan rincian penghitungan sebagai berikut pertama kekurangan pekerjaan pembangunan oderlah Rp. 44.812.800, sisa kegiatan pembangunan onderlah dan gorong-gorong yang dibagi-bagikan kepada yang tidak berhak Rp. 30 juta dan pengadaan proyektor Rp 5 juta.(Tribunlampung.co.id/Hanif  Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved