Badak Lampung FC

Badak Lampung Kalah dari Bhayangkara, 'Pintu' Liga 2 Terbuka Lebar, CEO Marco Yakin Lolos 80 Persen

Kekalahan 2-3 atas Bhayangkara FC seolah 'membuka pintu' Badak Lampung untuk masuk ke Liga 2 musim depan.

Badak Lampung Kalah dari Bhayangkara, 'Pintu' Liga 2 Terbuka Lebar, CEO Marco Yakin Lolos 80 Persen
tribunlampung.co.id/tama yudha wiguna
Badak Lampung Kalah dari Bhayangkara, 'Pintu' Liga 2 Terbuka Lebar, CEO Marco Yakin Lolos 80 Persen 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kekalahan 2-3 atas Bhayangkara FC seolah 'membuka pintu' Badak Lampung untuk masuk ke Liga 2 musim depan.

CEO Badak Lampung, Marco Gracia Paulo pun kian realistis dengan keadaan skuat Laskar Saburai saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Marco Gracia Paulo usai laga Badak Lampung vs Bhayangkara FC pada pekan ke-32 Liga 1 2019, di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (12/12/2019).

"Seperti yang saya katakan kemarin, keyakinan kita buat lolos (dari degradasi) 80 persen, tapi kita harus realistis dan target kita harus turun karena keadaan saat ini," ujar Marco Gracia Paulo, di Stadion Sumpah Pemuda. Kamis (12/12/2019).

Diketahui, hingga pekan ke-32 Liga 1 2019 Badak Lampung masih bertengger di peringkat 16 klasemen sementara Liga 1 2019, dengan mengemas 33 poin.

Melihat potensi untuk bisa keluar dari zona merah, Badak Lampung masih memiliki peluang jika bisa menyapu bersih 2 pertandingan tandang kontra Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, dengan kemenangan, serta berharap Persija kalah di 3 laga terakhirnya.

Hasil Akhir Badak Lampung vs Bhayangkara FC, Skor 2-3, Peluang Bertahan di Liga 1 Makin Berat

Persija Jakarta menjadi satu-satunya tim yang masih mungkin untuk dikejar poinnya oleh Badak Lampung, meski Macan Kemayoran masih unggul satu pertandingan.

"Ya pastinya hasil ini tidak mudah buat kita, karena target kita di awal menang di 2 pertandingan kandang terakhir," ujar Marco Gracia Paulo.

"Tapi ini sepak bola dan hidup kita cuma bisa berencana dan kita tetap apresiasi anak-anak mereka bisa bermain bagus," ucap Marco Gracia Paulo.

Marco Gracia Paulo menilai, tekanan menjadi salah satu faktor anak asuh Milan Petrovic gagal mengandaskan perlawanan Bhayangkara FC.

Halaman
1234
Penulis: Tama Yudha Wiguna
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved