Cerita Tes Wawancara Calon Hakim MK, Ida: Seperti Ujian Disertasi

Bernard L Tanya sempat ditanya soal dugaan politik uang yang pernah dilakukannya saat mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah pada 2010 lalu.

Cerita Tes Wawancara Calon Hakim MK, Ida: Seperti Ujian Disertasi
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Pansel hakim MK menggelar tes wawancara terhadap calon hakim. Wawancara berlangsung di ruang Serbaguna Gedung 3 Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Panitia seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menggelar tes wawancara terhadap delapan orang calon.

Lima calon menjalani tes pada Rabu (11/12/2019) kemarin.

Ada sejumlah cerita menarik selama pelaksanaan tes.

Lima calon hakim MK yang mengikuti tes kemarin yakni Benediktus Hesto Cipto Handoyo, Bernard L Tanya, Daniel Yusmic, Ida Budiarti, dan Suparman Marzuki.

Sementara tiga lainnya yakni Umbu Rauta, Widodo Ekatjahjana, dan Yudi Kristiana, menjalani tes, Kamis (12/12/2019).

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Ida Budiarti menjadi peserta keempat yang menjalani tes wawancara untuk menjadi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Dukungan Kepala Daerah ke Paslon 01 Dipermasalahkan Prabowo-Sandi, Ini Penilaian Hakim MK

Siap-Siap Eks Koruptor Bisa Maju Pilkada, MK Nyatakan Larangan Maju di Pilkada Bertentangan UU 1945

Tes digelar di ‎ruang Sebaguna Gedung 3 Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (11/12) hingga Kamis (12/12).

Seusai tes wawancara, Ida Budiarti mengaku lega. Dia berbagi cerita, tes wawancara tadi layaknya ujian disertasi.

"Alhamdulillah sudah selesai, tadi seperti ujian disertasi," kata Ida Budiarti.

Pantauan Tribun sepanjang tes wawancara selama satu jam lebih Ida dicecar pertanyaan oleh lima anggota Pansel serta panelis.

Halaman
123
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved