Ibu Tiri Bakar Tangan Anak di Pesawaran

Kronologis Ibu Tiri Panggang Tangan Anak, Polisi Sebut Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, Putri Indah Lestari (24), terancam hukuman 10 tahun penjara.

Kronologis Ibu Tiri Panggang Tangan Anak, Polisi Sebut Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Kronologis Ibu Tiri Panggang Tangan Anak, Polisi Sebut Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, Putri Indah Lestari (24), terancam hukuman 10 tahun penjara.

Ibu tiri yang panggang tangan anaknya itu dijerat dengan Pasal 44 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor: 23 Tahun 2004 tentang KDRT, Jo Pasal 80 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan ke 2 atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.

"Ancaman hukuman 10 tahun penjara," ungkap Popon.

Popon Ardianto Sunggoro pun menjelaskan kronologis Putri Indah Lestari, ibu tiri asal Pesawaran hingga tega panggang Tangan anaknya, AM (10).

"Peristiwa itu terjadi Jumat, 20 November 2019 sekira pukul 20.00 WIB," ungkap Popon Ardianto Sunggoro.

Popon Ardianto Sunggoro menceritakan, awalnya tersangka memukul kepala korban sebanyak dua kali.

Tega Panggang Tangan Anak Tirinya, Ibu Tiri di Pesawaran Diusir Suami dan Kini Mendekam di Bui

Tersangka, kata Popon Ardianto Sunggoro, memukul menggunakan gagang sapu yang terbuat dari kayu.

Pelaku lalu seret korban ke dapur dengan kedua Tangannya.

"Tangan kanan korban lalu dipanggang di atas kompor yang menyala."

"Setelah itu, bergantian kedua Tangan pelaku memegang Tangan kiri korban, lalu dipanggangnya juga di atas kompor yang menyala," beber Popon Ardianto Sunggoro.

Setelah itu, lanjut Popon Ardianto Sunggoro, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi menangis karena kesakitan.

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved