Jumlah Kebutuhan Vitamin Harian dan Dampaknya Jika Hipervitaminosis

Hipervitaminosis, yakni suatu keadaan dimana vitamin dalam tubuh melebihi dari kebutuhan vitamin yang dianjurkan.

Jumlah Kebutuhan Vitamin Harian dan Dampaknya Jika Hipervitaminosis
Dok Pribadi
dr H Dwi Robbiardy Eksa 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Vitamin merupakan nutrisi dari substansi organik yang tersedia dalam bahan makanan dan suplemen.

Bahkan secara internal tubuh juga bisa menghasilkan vitamin dalam bentuk provitamin yang tidak aktif seperti vitamin D dan K.

dr H Dwi Robbiardy Eksa, M.Kes dari Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin mengatakan, vitamin dibagi menjadi dua.

Vitamin yang larut dalam lemak tubuh yakni A, D, E, dan K, serta vitamin yang larut dalam air yakni B dan C.

Vitamin B dibagi menjadi B1(tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), B6 (piridoksin), B9 (asam folat), dan B12 (sianokobalamin).

Vitamin dalam tubuh sangat bermanfaat untuk proses regenerasi sel-sel, perbaikan jaringan, anti radikal bebas, dan membantu upaya meningkatkan daya tahan tubuh.

Tapi kalau vitamin berlebihan akan terjadi hipervitaminosis, yakni suatu keadaan dimana vitamin dalam tubuh melebihi dari kebutuhan vitamin yang dianjurkan.

Hipervitaminosis berdampak tidak baik bagi tubuh.

Kebutuhan vitamin A 2.300-3.000 iu/hari.

Halaman
1234
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved