Tribun Metro

Buang Sampah Sembarangan Terancam Denda Rp 500 Ribu

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro akan memberi sanksi kepada warga yang kedapatan membuang sampa

TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
LARANGAN - Tim Gabungan Pemkot Metro memasang pamflet larangan buang sampah di sejumlah titik, Selasa (17/12) 

Buang Sampah Sembarangan Terancam Denda Rp 500 Ribu

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro akan memberi sanksi kepada warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

Kepala Satpol PP Kota Metro Imron mengatakan, penerapan sejumlah sanksi akan dimulai 18 Desember 2019. Berdasarkan surat perintah, tim gabungan diminta melakukan operasi non yustisi hingga 19 Desember 2019.

Sanksi berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor 800/1211/SPINT/D-10/2019. Ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota Nomor 33 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Sanksi Administrasi pasal 67 ayat 2 dan 3 Perda Kota Metro Nomor 1 Tahun 2018 tentang Lahan dan Pengelolaan Sampah.

"Ini juga diperkuat SK Wali Kota Metro Nomor 726/KPTS/D-10/2019 tentang pembentukan tim pelaksana sanksi administrasi Perda Kota Metro Nomor 1 Tahun 2018. Kita akan menempatkan petugas di sejumlah titik rawan buang sampah," bebernya, Selasa (17/12).

Mulai Rabu pagi pukul 05.00 WIB, tim pelaksana Perda Sampah di bawah koordinator Dinas Lingkungan Hidup akan melaksanakan penjagaan di titik rawan pembuangan sampah. Dan akan menindak di tempat, berupa sanksi administrasi.

Cegah Banjir, BPBD Bandar Lampung Imbau Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan

"Nah, penerapan sanksi administrasi bagi pembuang sampah sembarangan dibagi atas tujuh kategori pelanggaran. Kalau untuk besaran denda berkisar mulai dari Rp150 ribu sampai Rp 500 ribu," katanya lagi.

Satpol PP juga akan menerapkan sanksi sosial sebagai efek jera, dengan cara memviralkan warga yang bandel mengotori lingkungan membuang sampah. Dengan harapan, para pelaku kapok dan tidak lagi buang sampah sembarangan.

"Kita akan terapkan sanksi sosial dengan cara memviralkan. Itu sebagai efek jera. Karena sebelumnya kita sudah melakukan sosialisasi dan banner serta spanduk larangan membuang sampah. Tapi masih banyak saja warga yang membuang sampahnya sembarangan di tempat yang jelas dilarang," tuntasnya.

Mesti Ada Sosialisasi

Ketua Komisi III DPRD Kota Metro Subhan mendukung kebijakan pemerintah terkait denda atas tindakan buang sampah sembarangan bagi masyarakat setempat.

"Terpenting beri tahu dulu. Kalau sosialisasi sudah masih begitu, ya ditindak saja. Memang harus ada penindakan sebagai contoh. efek jera. Supaya tidak lagi diulangi. Denda itu kan bisa jadi PAD Metro. Kalau masih buang sembarangan ya berikan denda lagi," bebernya.

BERITA FOTO - Duh, Masih Ada Warga Buang Sampah ke Kali

Sementara Ketua Komisi I Basuki meminta Satpol PP sebagai penegak Perda tidak ragu-ragu dan menindak tegas oknum warga yang melanggar. Sehingga masyarakat paham jika aturan dibuat untuk dijalankan dan dipatuhi.

"Kita buat Perda kan tujuannya untuk dijalani. Biar masyarakat tahu. Kita dukung. Sekarang ini juga kan musim hujan. Kalau buang sembarangan, nanti air mampet, yang kena dampak kan warga juga. Masyarakat juga perlu bangun kesadaran, mencintai lingkungannya," tutupnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved