Tribun Bandar Lampung

23 Kasus di PN Tanjungkarang Libatkan Anak, Putusan Sidang Diversi Demi Masa Depan

Selama periode Maret 2019 hingga Desember 2019, tercatat ada 23 kasus pidana melibatkan anak di bawah umur di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - 23 Kasus di PN Tanjungkarang Libatkan Anak, Putusan Sidang Diversi Demi Masa Depan. 

Eddy Rifai menilai, hukuman pidana kepada anak akan memengaruhi mental anak di kemudian hari.

Eddy Rifai menyayangkan, ada beberapa dari pihak korban enggan menerima diversi sehingga proses hukum tetap berlanjut.

"Minimal setengah dari tuntutan hukuman," ujar Eddy Rifai.

Eddy Rifai menambahkan, dilihat dari pandangan hukum, pelaku kejahatan bisa datang dari berbagai tingkatan usia.

4 Tersangka Kerusuhan Register 45 Mesuji Jalani Sidang Perdana, Ini Kata Jaksa Penuntut Umum

Tidak hanya orang dewasa, kata Eddy Rifai, anak di bawah umur bisa menjadi pelaku kejahatan.

Hal ini, imbuh Eddy Rifai, karena dorongan baik dari dalam diri pelaku maupun faktor lingkungan sekitar.

"Banyak yang memengaruhi, namun menurut saya hukum yang paling tepat adalah rehabilitasi atau berdamai dengan korban, bukan hukuman kurungan penjara," tutup Eddy Rifai. (tribunlampung.co.id/CR1)

Penulis: Joviter Muhammad
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved