Perawat Lampura Tersandung Kasus Hukum

Kronologi Kasus Perawat Jumraini Terjerat Kasus Hukum

Perawat Jumraini menjalani sidang terakhir, mendegarkan putusan majelis hakim. Berikut kronologi kasus perawat Jumraini tersandung kasus hukum..

Kronologi Kasus Perawat Jumraini Terjerat Kasus Hukum
Tribunlampung.co.id/Anung
Kronologi Kasus Perawat Jumraini Terjerat Kasus Hukum 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Perawat Jumraini yang tersandung kasus hukum menjalani sidang putusan di PN Kotabumi, Kamis 19 Desember 2019.

Oleh majelis hakim Jumraini dijatuhi pidana denda Rp 20 juta.

Apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama enam bulan.

Membebankan biaya perkara sebesar Rp 5 ribu.

Kronologi Kejadian

Diketahui Jumraini didakwa karena lalai melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban Alex sehingga menyebabkan meninggal dunia.

Kejadian berawal dari terdakwa Jumraini A.Md, Kep Binti Fuad Agus Sofran adalah perawat yang diberikan izin praktik untuk melakukan keperawatan sebagai perawat lulusan Politeknik Kesehatan Depkes Tanjung Karang pada Rumah Sakit Daerah Mayjend HM. Ryacudu Kotabumi.

Alamat Jenderal Sudirman N0. 02 Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Berdasarkan Surat Izin Praktik (SIP) Perawat yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan pada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara pada tanggal 03 Oktober 2017, yang ditandatangani oleh Dr. Hj. Maya Mettissa, M. Kes

BREAKING NEWS - Terbukti Bersalah, Perawat Jumraini Dijatuhi Pidana Denda Rp 20 Juta

Pada hari Selasa, tanggal 18 Desember 2018, sekira Pukul 17.00 Wib korban Alex Sandra (Alm) datang menemui terdakwa di rumahnya untuk mengecek bisul yang berada di telapak kaki bagian kanannya.

Halaman
1234
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved