Video Tribun Lampung

VIDEO Pedagang Pasar Perumnas Way Halim Gelar Aksi Demo

Massa yang mengatasnamakan pedagang pasar Perumnas Way Halim Bandar Lampung menggelar unjuk rasa menolak penarikan biaya listrik.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Massa yang mengatasnamakan pedagang pasar Perumnas Way Halim Bandar Lampung menggelar unjuk rasa menolak penarikan biaya listrik sebesar Rp 2 ribu per hari yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung. 

Penanggung jawab unjuk rasa, M Efendi mengatakan, aksi digelar sebagai bentuk aspirasi masyarakat kepada Pemkot Bandar Lampung.

Mereka membawa spanduk bertuliskan "Secara Legalitas dan Utilitas Pasar Pedagang Menolak Penarikan Listrik Rp 2.000 perhari".

"Untuk diketahui PD Pasar, kami bekerja bukan mencari kekayaan hanya untuk menafkahi anak dan istri, jangan bertindak arogan di pasar," seru pendemo.

Massa menuntut Masdar Umar selaku kepala UPTD Pasar Way Halim untuk mundur dari jabarannya.

"Pasar tidak butuh pemimpin yang arogan. Hentikan pungutan listrik. Kembalikan pekerjaan kami seperti semula, satpam pasar rakyat Way Halim sudah bekerja selama puluhan tahun," imbuh pndemo lain.

Aksi demo mendapat kawalan aparat keamanan. Kapolsek Sukarame AKP Poeloeng Arsa Sidanu, Kamis (19/12/2019) bersama sejumlah anggota TNI berada di Pasar Perumnas Way Halim.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio

Penulis: ikhsan dwi nur satrio
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved