Breaking News:

Tribun Tulangbawang Barat

Tiyuh di Tulangbawang Barat Diminta Budidayakan Tanaman Hidroponik

Dinas Ketahanan Pangan Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mengembangkan budidaya tanaman hidroponik.

Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah
ilustrasi 

Tiyuh di Tubaba Diminta Budidayakan Tanaman Hidroponik

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Dinas Ketahanan Pangan Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mengembangkan budidaya tanaman hidroponik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Aluwan mengatakan, hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah.

Pola tanam ini menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.
Aluwan mengatakan, kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

UBL Kembangkan Teknologi Pertanian Hidroponik SVA

Pada 2020 mendatang teknik penanaman hidroponik ini akan dicoba lebih dikembangkan di Tubaba. "Akan kita sosialisasi pada tahun 2020 untuk semua Tiyuh, agar pemerintah tiyuh juga bisa mengembangkan usaha ini," tandas Aluwan.

"Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas dan musim kemarau," terang Aluwan, Kamis (26/12).

Harga Jual Lebih Mahal, Pemkab Tanggamus Ajak Warga Kembangkan Tanaman Hidroponik

Air akan terus bersirkulasi di dalam sistem dan bisa digunakan untuk keperluan lain. Adapun pengendalian nutrisi lebih sederhana sehingga nutrisi dapat diberikan secara lebih efektif dan efisien.

Dari hasil uji coba yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan Tubaba sejak November lalu, tanaman hidroponik sudah melakukan panen sekali."Hasilnya sangat bagus, kita lakukan uji coba terhadap tanaman kangkung, selada, sawi, dan bayam merah," ujarnya.

Relatif tidak menghasilkan polusi nutrisi ke lingkungan, memberikan hasil yang lebih banyak, dan mudah dalam memanen.

"Hasilnya steril dan bersih, media tanam dapat digunakan berulang kali, bebas dari tumbuhan gulma, dan tanaman tumbuh lebih cepat. Ini cocok dikembangkan di Tubaba," paparnya.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved