Breaking News:

Tribun Lampung Tengah

Empat Pria Asal Kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah Dijaring karena Narkoba

Menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, rumah warga di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, digerebek petugas Satrerse Narkoba Polres

Tribun Lampung/Syamsir Alam
Barang bukti sabu dan alat hisapnya yang diamankan Polres Lampung Tengah. 

Empat Pria Asal Kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah Dijaring karena Narkoba  

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, rumah warga di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, digerebek petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah.

Dari sejumlah tempat di dalam rumah, didapati barang bukti sabu dan juga alat isapnya. Selain itu, empat pria diamankan dan digelandang ke Mapolres Lamteng guna penyelidikan lebih lanjut.

Adapun empat orang yang diamankan adalah pemilik rumah Abdul Karim (41), Sinda (33), Suroso (38) dan Sukardi (34), semuanya warga Kecamatan Anak Tuha.

3 Polisi Dipecat di Lampung Utara Lantaran Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kronogis penggerebekan, Rabu (25/12) sekitar pukul 12.00 WIB, warga melaporkan rumah Abdul Karim yang dicurigai kerap menjadi tempat pesta narkoba jenis sabu.

"Laporan warga mengatakan jika rumah itu sering dijadikan tempat pesta narkoba. Laporan ditindaklanjuti, kemudian dilakukan pengintaian, pada hari itu ada empat orang masuk ke rumah bersamaan," terang Kasatres Narkoba Iptu Andre Try Putra mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Jumat (27/12).

Setelah keempatnya masuk ke rumah, anggota satres narkoba polres langsung menangkap empat pelaku.

Sebagian anggota melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu di kamar depan rumah. Selanjutnya barang bukti satu bungkus plastik bening bekas pakai sabu.

"Empat pelaku dibawa ke Polres Lampung Tengah dan dibuatkan laporan Polisi : LP /1646-A/XII/2019/Polda Lpg/Res Lamteng tanggal 25 Desember 2019," ujar Andre.

Razia Narkoba di Tempat Hiburan, Tim Gabungan Dapati 1 Pengunjung Positif

Pengakuan Abdul Karim, barang bukti merupakan sisa pakai dan mereka memang hendak kembali melakukan pesta narkoba.

Sabu dibeli dari seseorang di Anak Tuha dengan cara patungan. Selama ini kegiatan mengonsumsi sabu selalu mereka lakukan, setidaknya dua kali dalam satu pekan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved