Pencabulan di Pesawaran

Komnas PA Minta Polisi Tindaklanjuti Kasus Kekerasan Seksual Secara Bergerombol di Pesawaran

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) meminta Kepolisian Resor (Polres) Pesawaran tindaklanjuti tindak kekerasan seksual secara bergerombol.

Komnas PA Minta Polisi Tindaklanjuti Kasus Kekerasan Seksual Secara Bergerombol di Pesawaran
Tribunlampung.co.id
Ilustrasi - Ketua KPAI Arist Merdeka Sirait. Komnas PA Minta Polisi Tindaklanjuti Kasus Kekerasan Seksual Secara Bergerombol di Pesawaran 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) meminta Kepolisian Resor (Polres) Pesawaran tindaklanjuti tindak kekerasan seksual secara bergerombol yang menimpa 'bunga' (16) pada 18 Desember 2019 lalu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait saat mengunjungi Polres Pesawaran, Jumat (27/12/2019).

Ia mengatakan peristiwa yang menimpa 'bunga' merupakan tindak kejahatan seksual yang menjadi perhatian khusus.

Oleh karena itu ia meminta Polres pesawaran untuk menindaklanjuti kasus kekerasan seksual tersebut.

"Ini adalah tindak kejahatan seksual yang harus jadi perhatian, Kapolres tadi mengatakan kepada kami tidak ada kata damai bagi tindak kekekrasan seks secara bergerombol," tandasnya.

Kronologi Kejadian

Gadis muda di Pesawaran disekap lalu diperkosa secara bergilir oleh 8 orang pemuda.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardiyanto Sunggoro mengungkapkan kronologi kejadian tersebut.

Dikatakannya peristiwa terjadi setelah Korban berkenalan dengan salah satu tersangka melalui facebook.

Kemudian, korban diajak ke rumah kosong dan diperkosa secara bergantian oleh 8 laki-laki.

Halaman
1234
Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved