Oknum Guru SD Cabuli Siswi SMP di Perpustakaan, Dipergoki Warga Saat Berhubungan Badan
Oknum guru SD cabuli siswi SMP di perpustakaan saat malam hari. Bahkan, sang guru SD itu nyaris dipukuli massa.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Oknum Guru SD cabuli siswi SMP di perpustakaan saat malam hari.
Aksi bejat tersebut dipergoki warga.
Bahkan, sang Guru SD itu nyaris dipukuli massa.
Oknum Guru SD cabuli siswi SMP tersebut diketahui berinisial M (41).
Sementara, korban masih berusia 13 tahun.
• Siswi SMP Ini Sempat Disekap dan Ditarik Paksa Pelaku Sebelum Dirayu Akan Dinikahi Lalu Dicabuli
• Pengakuan Siswi SD Ditampar Ibu Temannya di Makassar, Sudah Jujur Mengaku Salah Masih Dianiaya
• Kades Dibacok Berkali-kali oleh Mantan Kades di Muba, Satu Warga Tewas
Pelaku dipergoki warga saat berhubungan badan dengan korban.
Pelaku diketahui merupakan guru korban saat SD.
Adapun, korban saat ini sudah bersekolah di jenjang SMP di Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut, keduanya ternyata sudah berhubungan badan sebanyak 4 kali.
Dilansir dari TribunTimur (grup Tribunlampung.co.id), pelaku adalah warga Desa Ureng, Kecamatan Palakka.
Ia sempat mengajar korban di sebuah SD.
Hingga kini, pelaku masih tercatat sebagai guru honorer di SD tersebut.
Sementara, korban sudah lulus dari SD tempat pelaku mengajar.
Kendati demikian, SD tempat pelaku mengajar masih satu lokasi dengan SMP korban.
Pelaku berdalih, ia berhubungan badan dengan korban karena rasa suka sama suka.
"Sejak pacaran sudah empat kali berhubungan, kadang di perpus dan ruang kelas," kata pelaku di Mapolsek Palakka, Kamis (26/12/2019).
Pelaku mengaku khilaf atas perbuatan cabulnya kepada anak yang masih di bawah umur tersebut.
"Saya khilaf. Dia aktif hubungi saya sehingga kejadian seperti ini," tambahnya.
"Saya lakukan itu berdasarkan saling suka sama suka, itu kejadiannya di sekolah," ucapnya.
Guru SD tersebut mengaku sudah lama kenal dengan korban.
Hal itu sejak ia mengajar korban tahun 2017 di SD tersebut.
Kendati demikian, ia baru mengaku pacaran dengan korban sejak tiga bulan yang lalu.
"Saya kenal dekat, pacaran saat perkemahan Agustus lalu sampai sekarang," kata tersangka.
Sebelumnya, pelaku bersama korban nyaris dimassa warga.
Hal itu saat keduanya ketahuan berhubungan badan di SD tempat pelaku mengajar, pada Rabu (25/12/2019) sekitar pukul 21. 00 Wita.
Pasalnya, aksi mesum tersebut tertangkap basah oleh warga setempat.
Selanjutnya, atas kejadian tersebut, paman korban melaporkan aksi pelaku, Kamis (26/12/2019) dini hari.
Sementara, korbannya menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Siswi diperkosa oknum guru
Sebelumnya, aksi bejat oknum guru pencak silat cabuli siswi SMP terbongkar setelah orangtua korban melapor ke polisi.
Peristiwa siswi SMP diperkosa oknum guru itu terjadi setelah korban ditraktir makan bakso.
Tak cuma itu, guna memuluskan aksi bejatnya, pelaku juga mengimingi korban dengan boneka.
Pelaku yang kini telah ditangkap polisi bernama Mohammad Aldiansyah.
Ia merupakan guru pencak silat di Benowo Surabaya.
Mohammad Aldiansyah memacari siswi SMP dan mencabulinya.
Pemuda berusia 24 tahun itu, awalnya mengenal korban yang menjadi kekasihnya itu dari status WhatsApp temannya.
Namun, guru pencak silat itu mengajak tidur kekasihnya yang masih berusia 14 tahun itu.
Untuk melancarkan aksinya, tersangka memberikan boneka ke korban.
Kemudian, korban ditraktir makan bakso.
Setelah itu, mereka ke kamar indekos harian.
Kamar itu disewa Rp 60 ribu.
Di dalam kamar indekos harian itulah, siswi SMP diperkosa oknum guru berulang kali.
"Dari keterangan, tersangka sudah empat kali meniduri korban di kamar kos harian."
"Pertama saat merayakan ulang tahun korban yang ke-14," ujar Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Jumat (27/9/2019).
Kemudian, foto korban tersebar.
Dalam foto yang tersebar, korban sedang duduk di kamar indekos harian mengenakan pakaian lengkap.
Setelah foto tersebar, korban merasa malu.
Ia lalu memberanikan diri menjelaskan foto tersebut kepada orangtuanya.
Di situ, ia menceritakan bahwa telah tidur bersama kekasihnya yang berusia 10 tahun lebih tua tersebut.
Mendengar pengakuan tersebut, kedua orangtua korban langsung lapor ke unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Polisi langsung mengamankan Aldiansyah pada Senin, 23 September 2019.
"Tersangka kami amankan di rumahnya di Benowo, tanpa perlawanan," tegasnya.
Sementara saat dihadirkan dalam gelar perkara, Aldiansyah menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
Ia mengaku sudah empat kali meniduri kekasihnya yang masih belia itu.
"Saya iming-imingi dibelikan boneka dan makan bakso," kata dia.
Ruth menandaskan, Aldiansyah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dia terancam dijerat dengan UU 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak pasal 81 tentang persetubuhan terhadap anak.
"Ancaman hukuman maksimal penjara 15 tahun," tutup Ruth.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Oknum Pak Guru Setubuhi Muridnya di Perpustakaan Malam-malam, Kepergok Warga Nyaris Dihajar
Dipergoki warga, oknum Guru SD cabuli siswi SMP di perpustakaan saat malam hari di Palakka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/oknum-guru-sd-cabuli-siswi-smp-di-perpustakaan-dipergoki-warga-saat-berhubungan-badan.jpg)