Anak Hakim PN Medan Disebut Nangis Meraung-raung, Ayah Tewas Dibunuh Ibu Dipenjara

Polisi telah menangkap 3 pelaku kasus pembunuhan Hakim PN Medan, Jamaluddin (55). Mengenakan kemeja putih, mata Kenny Akbari tampak bengkak dan merah

Anak Hakim PN Medan Disebut Nangis Meraung-raung, Ayah Tewas Dibunuh Ibu Dipenjara
KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYA
Ilustrasi Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (31/12/2019) malam. Anak Hakim PN Medan Disebut Nangis Meraung-raung, Ayah Tewas Dibunuh Ibu Dipenjara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polisi telah menangkap 3 pelaku kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, polisi telah menangkap tiga orang pelaku.

Di mana, satu di antaranya adalah istri Hakim PN Medan Jamaluddin berinisial ZH.

Sementara, dua pelaku lainnya adalah orang suruhan ZH.

"Ada tiga pelaku, yang pertama istri korban, sama 2 orang suruhannya," kata Argo Yuwono di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Hakim PN Medan Ternyata Dibunuh Istri, Kecurigaan Sang Putri Terbukti

 

3 Pelaku Pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin, Istri dan 2 Orang Bayaran

2 Cara Polisi Tangkap 3 Pembunuh Hakim PN Medan, Istri Korban Terlibat

Korban Terjepit Bus Damri Disebut RS Tak Apa-apa, Suami: Orangnya sampai Nggak Bisa Berdiri

Kedua suruhan ZH berinisial JB dan R.

Namun, Argo belum merinci waktu dan tempat penangkapan ketiga pelaku.

Sementara, saat mengetahui bahwa ibu tirinya adalah otak pelaku pembunuh ayahnya, anak Hakim PN Medan Jamaluddin, Kenny Akbari Jamal, tampak syok.

Maimunah (bukan nama sebenarnya), calon pengacara Hakim Jamaluddin, menyebutkan, Kenny Akbari dan keluarga sangat sedih mengetahui otak pelaku tak lain adalah istri kedua, Zuraida Hanum.

"Lagi syok mereka, Kenny aja teriak-teriak dia manggil-manggil abahnya, meraung-raung dia," tutur Maimunah kepada Tribun Medan.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved