Tribun Lampung Tengah

Buron 6 Bulan, Begal di Lamteng Diamankan Polisi di Rumahnya, Pelaku Bilang Cuma Mau Beli Rokok

6 bulan buron, 1 dari 3 pelaku pembegalan dengan modus menyerang korban pakai sajam dan balok kayu, diamankan Unit Reskrim Polsek Seputih Surabaya.

Buron 6 Bulan, Begal di Lamteng Diamankan Polisi di Rumahnya, Pelaku Bilang Cuma Mau Beli Rokok
tribunlampung.co.id/syamsir alam
Barang bukti berupa badik milik pelaku. Buron 6 Bulan, Begal di Lamteng Diamankan Polisi di Rumahnya, Pelaku Bilang Cuma Mau Beli Rokok. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SEPUTIH SURABAYA - Setelah 6 bulan buron, satu dari tiga pelaku pembegalan dengan modus menyerang korbannya memakai senjata tajam dan balok kayu, diamankan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Seputih Surabaya.

Pelaku yang bernama David Febriansyah (19), warga Kampung Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, diamankan Selasa (7/1/2020).

David merupakan pelaku utama pembegalan terhadap korban, Sandika Wardana (22), warga Kabupaten Mesuji.

Korban Sandika Wardana, kepada penyidik Polsek Seputih Surabaya mengungkapkan, kronologis pembegalan yang dialaminya.

Saat itu, kata Sandika Wardana, dirinya seorang diri melintas di Kampung Gaya Baru II, Kecamatan Seputih Surabaya, Jumat (3/5/2019), sekira pukul 21.30 WIB.

Begal Pura-pura Sakit di Jalan, Incar Remaja dan Perempuan di Lampung

Berlagak Jadi Polisi, 2 Begal Ditembak Polres Tanggamus

Mayat yang Ditemukan di Selokan Depan Kejari Bandar Lampung Dikenal Baik oleh Tetangga

Polisi Sebut Mayat yang Ditemukan Depan Kejari Bandar Lampung karena Kecelakaan

Di areal persawahan atau di tempat kejadian perkara, lanjut Sandika Wardana, datang 3 orang berboncengan 1 motor dan langsung mencegatnya.

Tidak berapa lama, terus Sandika Wardana, satu pelaku mencabut patok kayu yang ada di pinggir sawah.

"Pelaku langsung memukul saya dengan balok kayu, tetapi saya menghindar. Setelah itu saya terjatuh, lalu satu orang lagi dengan sebilah senjata tajam kembali menyerang saya," kata Sandika Wardana di Mapolsek Seputih Surabaya, Rabu (8/1/2020).

Ketiga pelaku, terus Sandika Wardana, langsung mengeroyok dirinya dengan melakukan pemukulan secara membabi buta.

Setelah itu, kata Sandika Wardana, satu orang pelaku mengambil sejumlah uang dan ponsel di saku celananya.

Halaman
1234
Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved