Benarkah Mitos Bila Anak Bisa Berjalan Terlebih Dulu, Maka Akan Lambat Bicaranya?

Ada mitos yang mengatakan, kalau anak bisa jalan dulu maka anak akan terlambat bicara.

Benarkah Mitos Bila Anak Bisa Berjalan Terlebih Dulu, Maka Akan Lambat Bicaranya?
Net
Ilustrasi berjalan

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Ada mitos yang mengatakan, kalau anak bisa jalan dulu maka anak akan terlambat bicara.

Dan ternyata mitos itu salah. Anak terlambat bicara bisa jadi karena anak mengalami gangguan berbahasa.

Kaprodi Psikologi Universitas Malahayati Octa Reni Setiawati S.Psi, M.Psi mengatakan, gangguan berbahasa sebenarnya mulai terlihat saat anak usia 2 tahun.

Namun kebanyakan orangtua tidak menyadarinya.

Gangguan berbahasa lebih sering baru ketahuan saat anak sudah memasuki usia 4 tahun.

Salah satu gangguan berbahasa adalah gangguan berbahasa ekspresif.

"Anak yang mengalami gangguan berbahasa ekspresif kesulitan mengungkapkan apa yang dia inginkan, karena keterbatasan kosakata yang dia miliki. Misalnya dia ingin minum hanya menunjuk gelas saja tanpa bisa mengatakan aku mau minum," kata Octa.

Gangguan berbahasa lain adalah gangguan fonologi yakni menyebutkan kata tapi tidak sempurna.

Misal biru menjadi biu. Salah satu jenis gangguan fonologi adalah cadel.

Gagap juga merupakan salah satu gangguan berbahasa. Gagap adalah gangguan kefasihan normal dalam berbicara.

Halaman
123
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved