Alasan PDIP Megawati Soekarnoputri Tandatangan Surat PAW Harun Masiku

PDIP lewat surat yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto mengajukan Harun

Alasan PDIP Megawati Soekarnoputri Tandatangan Surat PAW Harun Masiku
Kompas.com/Andi Hartik
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktek suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Wahyu diduga menerima suap dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku sejumlah Rp 900 juta. 

Uang pemberian suap itu untuk meloloskan Harun sebagai anggota DPR RI lewat jalan pergantian antarwaktu (PAW). 

Harun adalah caleg DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Selatan. 

Pada pemilu 2019, Harun berada di urutan enam sebagai peraih suara terbanyak. 

Isi Fatwa MA yang Janggal Soal PAW di PDIP yang Berujung Ditangkapnya Komisioner KPU

Komisioner KPK Ungkap Peran 2 Staf Hasto & Mantan Anggota Bawaslu di Kasus OTT Komisioner KPU Wahyu

PNS dan Istrinya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos

Megawati Soekarnoputri Sebut Tri Rismaharini Sosok Cerewet Bukan Main

Harun ingin menjadi anggota DPR RI lewat jalur PAW menggantikan Nazarudin Kiemas.

Nazarudin Kiemas diketahui meninggal dunia. 

Berdasarkan aturan, yang berhak menggantikan Nazarudin Kiemas adalah Riezky Aprilia. 

Namun PDIP lewat surat yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto mengajukan Harun sebagai penggantinya. 

KPU menolak usulan PDIP tersebut. 

Halaman
1234
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved