Tribun Metro

Penanganan Masalah Banjir di Kota Metro, Pemkot Siapkan Anggaran Rp 500 Juta

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menyiapkan anggaran untuk penanganan masalah banjir di wilayah setempat sebesar Rp 500 juta.

Penanganan Masalah Banjir di Kota Metro, Pemkot Siapkan Anggaran Rp 500 Juta
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
Peninjauan - Wali Kota Achmad Pairin saat meninjau lokasi potensi objek wisata Goa Warak di Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Rabu (8/1). 

Penanganan Masalah Banjir di Kota Metro, Pemkot Siapkan Anggaran Rp 500 Juta

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menyiapkan anggaran untuk penanganan masalah banjir di wilayah setempat sebesar Rp 500 juta.

"Tahun ini, kita telah alokasikan dalam APBD Kota Metro sebesar Rp 500 juta. Memang, kita sudah bahas dalam rapat koordinasi, kalau masalah banjir ini jadi prioritas. Makanya kita siapkan anggaran untuk penanganan banjir," ujar Wali Kota Achmad Pairin, Minggu (12/1).

Perbaiki Infrastruktur karena Banjir, Pemkot Metro Diminta Gunakan Pos Bencana

Dijelaskannya, dana bisa digunakan untuk merealisasikan masalah banjir terutama drainase maupun jalan-jalan atau gorong-gorong yang rusak akibat dampak luapan air. Sehingga bisa segera diperbaiki dan tidak menimbulkan masalah.

Namun demikian, jika nantinya dalam realisasi ternyata dana mengalami kekurangan, Pemkot Metro akan menambah anggaran. "Selama tidak melanggar aturan, kalau memang kurang, nanti pasti akan kita tambah," katanya lagi.

Ia mengaku, pihaknya juga akan mengevaluasi pembangunan tahun 2019 maupun tahun 2020. "Tentu saya menekankan evaluasi kinerja, termasuk pembangunan dan kedisiplinan. Nanti kita juga merencanakan pembangunan 2021, termasuk terkait penanganan banjir," imbuhnya.

Sebelumnya Achmad Pairin juga berjanji segera memanggil dinas terkait masukan masyarakat soal rusaknya sejumlah fasilitas infrastruktur yang baru saja selesai dikerjakan.

Pemkot Metro Lantik 134 Pejabat

Ia berjanji, secepatnya akan melakukan peninjauan ke sejumlah infrastruktur yang baru dibangun dan mulai rusak yang menjadi keluhan warga. "Nanti akan saya kunjungi langsung. Terima kasih atas informasinya," katanya lagi

Salah satu infrastruktur yang jebol adalah tanggul di Jalan Inspeksi Sungai Batanghari RT 36 RW 08, Tejo Agung, Metro Timur. Warga mengeluhkan karena jalan penghubung Kota Metro dan Lampung Timur itu tak dapat dilewati kendaraan jenis apapun lantaran penopang terputus diduga tersapu air.

Halaman
12
Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved