Tribun Lampung Selatan

Hujan, Aliran Irigasi Banjiri Sawah di Desa Pulau Jaya Lamsel. Petani Minta Normalisasi Irigasi

Petani di Desa Pulau Jaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan berharap ada normalisasi saluran primer.

Hujan, Aliran Irigasi Banjiri Sawah di Desa Pulau Jaya Lamsel. Petani Minta Normalisasi Irigasi
Tribunlampung.co.id/dedi sutomo
IRIGASI - Petani semprot kangkung liar yang hambat aliran air di irigasi primer di Desa Palas Jaya, Palas, Lampung Selatan, Senin (13/1). Petani pun harus keluarkan biaya tambahan untuk sewa perahu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Petani di Desa Pulau Jaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan berharap ada normalisasi saluran primer.

Sebab, kondisi saluran irigasi primer kini mengalami sedimentasi dan banyak rumput serta tumbuhan kangkung.

Akibatnya ketika hujan deras mengguyur, luapan air dari saluran primer ini menggenangi ratusan hektare lahan sawah di desa tersebut.

Adapun aliran saluran primer ini bermuara ke Sungai Way Sekampung.

“Akhir pekan kemarin, luapan dari saluran primer ini membuat ratusan hektare lahan sawah terendam banjir setelah hujan deras mengguyur,” kata Dedi, seorang petani di Desa Palas Jaya, Senin (13/1).

Menurutnya, aliran primer di desanya sudah lama tidak dilakukan normalisasi.

Beruntung, kata Dedi, pada tahun 2019 lalu di Desa Palas Jaya mendapat program Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani).

Luapan air di areal persawahan cepat surut dengan adanya jaringan dari program Serasi.

Untuk petani di Palas Jaya, memang masih belum tanam. Petani baru memulai penggarapan sawah.

“Sebelumnya kalau banjir bisa satu minggu. Tapi ini ada jaringan tersier dari Program Serasi. Luapan air cepat surut. Hanya dua hari, sekarang sudah surut,” ujar Dedi.

Dinas TPHP Ajak Petani Bersihkan Irigasi Jelang Masuk Musim Penghujan

Halaman
123
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: teguh_prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved