Tribun Pesawaran

HA Pukul Wanita 40 Tahun Pakai Golok lalu Rampas Sepeda Motor, Masalahnya Sepele

Sungguh brutal perangai HA, seorang buruh warga Desa Sukajaya, Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.

HA Pukul Wanita 40 Tahun Pakai Golok lalu Rampas Sepeda Motor, Masalahnya Sepele
Dokumentasi Polres Pesawaran
Brutal! HA Pukul Wanita 40 Tahun Pakai Golok, lalu Rampas Sepeda Motor, Masalahnya Sepele. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Sungguh brutal perangai HA, seorang buruh warga Desa Sukajaya, Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.

Pasalnya, dia tega menganiaya perempuan usia 40 tahun, Suniyah warga Desa Suka Jaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Minggu 5 Januari 2020 sekira pukul 14.30 WIB.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, HA nekat menganiaya Suniyah hanya karena tidak dipinjami sepeda motor.

Sementara Suniyah tidak mengetahui identitas pelaku.

Tidak hanya memukul korban, kata Popon Ardianto Sunggoro, HA justru mengambil paksa motor Suniyah Yamaha Mio GT.

Ringkus Sindikat Curanmor, Polsek Natar Amankan 9 Motor

Kisah Nasabah BCA Gagalkan Pencurian, Tarik Pencuri hingga Jatuh dari Motor dan Dihajar Massa

Polisi Selidiki Kasus Pembobolan Kantor Jasa Arie Tour dan Travel

Tempat Tes CPNS 2019 untuk Kabupaten Lampung Selatan

"Pelaku datang ke rumah korban dengan alasan meminjam sepeda motor Yamaha Mio GT, korban tidak memberikan. Lalu tersangka mencabut golok," kata Popon Ardianto Sunggoro, Selasa, 14 Januari 2020.

Popon Ardianto Sunggoro menambahkan, setelah mencabut golok, tersangka merusak spion serta lampu sign motor.

Oleh karena itu, lanjut Popon Ardianto Sunggoro, Suniyah melawan dan mencoba menghalangi.

Perlawanan Suniyah justru mengundang reaksi HA, dengan memukul korban menggunakan punggung golok dan mengenai bahu sebelah kiri korban.

Selanjutnya, imbuh Popon Ardianto Sunggoro, pelaku membawa pergi sepeda motor korban jenis Yamaha Mio GT Tahun 2014 warna merah dengan nomor polisi BE 3114 BX.

Atas perbuatan HA, lanjut Popon Ardianto Sunggoro, korban melapor ke Polsek Padang Cermin dengan Laporan Polisi / B - 12 / I / 2020 / Polda Lampung / Polres Pesawaran / Polsek Padang Cermin, tertanggal 5 Januari 2020.

Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan mendapat informasi terduga pelaku berada di Gudang Lelang, Kecamatan Telukbetung Selatan.

Kemudian, terus Popon Ardianto Sunggoro, pada Sabtu, 11 Januari 2020 sekira pukul 23.00 WIB, di dalam warung permainan judi Jackpot, terduga pelaku HA pun berhasil ditangkap.

Petugas lantas melakukan pengembangan dan mendapati barang bukti satu unit sepeda motor korban di Serengsem Panjang Bandar Lampung.

"Pelaku berusaha melarikan diri yang kemudian diberikan tembakan peringatan dan dilumpuhkan dengan sebutir peluru yang mengenai betis kaki sebelah kanan," jelas Popon Ardianto Sunggoro.

Atas perbuatannya itu, kata Popon Ardianto Sunggoro, kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolsek Padang Cermin.

Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Curas dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Modus Pelaku Curanmor, Pura-pura Sakit Setop Pemotor Lewat

Sudah dua kali keluar masuk bui tak membuat HR (19), spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini, jera.

Warga Jalan Pagaralam Gang Putra, Langkapura, Bandar Lampung itu, kembali berurusan dengan polisi.

Anggota Polsek Tanjungkarang Barat membekuknya pada saat malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2019).

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hari Budiyanto mengatakan, HR ditangkap atas laporan salah seorang korbannya yakni RR (15) warga Jalan Imam Bonjol Gang Randu, Kemiling, Bandar Lampung.

Menurut Hari Budiyanto, korban yang masih berstatus pelajar ini kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat.

"Kejadiannya Rabu (11/12/2019), modusnya nebeng motor korban, setelah di jalan sepi, baru korban di todong pakai pisau," ujar Hari Budiyanto, Senin (6/1/2020).

Hari Budiyanto menambahkan, HR biasa melakukan aksi dengan menyasar remaja dan kaum perempuan.

Sehingga, kata Hari Budiyanto, dengan mudah pelaku menodongkan pisau yang diselipkan di pinggangnya.

"Barang bukti ada sebilah pisau dan satu unit motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi BE 4558 CF," ungkap Hari Budiyanto.

Atas perbuatannya, lanjut Hari Budiyanto, pelaku disangkakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

"Sebelumnya dia (HR) pernah ditahan 10 bulan untuk kasus yang sama, dan pidana 3 bulan terkait kasus pencurian burung," terang Hari Budiyanto.

Sementara HR mengaku, setiap beraksi seorang diri.

Sebelum menumpang motor korbannya, HR berpura pura sakit perut, lalu minta diantarkan ke rumah temannya.

Ketika berada di jalan sepi, HR langsung menodongkan pisau.

Saat korbannya tak berdaya mendapat ancaman senjata tajam, HR pun dengan leluasa membawa kabur motor.

"Saya cuma nodongkan pisau, tidak sampai melukai," ucap HR. 

Santainya Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Santainya pelaku curanmor di Bandar Lampung, sebelum curi motor incarannya sempat duduk di teras rumah.

Aksi curanmor kembali terjadi di Bandar Lampung pada Jumat (3/1/2020) dan lagi-lagi terekam kamera pengawas alias CCTV.

Setelah memastikan kondisi sekitar aman, pelaku yang diperkirakan berjumlah 2 orang tersebut langsung menggasak Honda Beat yang terpakir di kediaman Tri Priyogi.

Tri Priyogi mengatakan saat dicek di rekaman CCTV, pelaku seolah sedang bertamu di rumahnya.

"Si pelaku itu memang kondisi kayak anak main, kalau dilihat dari rekaman CCTV," kata Yogi, Minggu 5 Januari 2020.

Kata Yogi, pelaku saat datang di rumahnya sempat duduk dulu di teras.

"Sempat duduk dulu ngintip-ngintip," tutur Yogi.

Yogi mengatakan kejadian ini sudah kedua kalinya terjadi di rumahnya.

"Sudah dua kali, pertama mobil, kedua bukan motor saya tapi motor tamu," tandas Yogi.

Tersadar Setelah 2 Jam Motor Hilang

Baru sadar sepeda motor raib dibawa maling setelah dua jam berlalu.

Aksi curanmor kembali terjadi di Bandar Lampung pada Jumat (3/1/2020) dan lagi-lagi terekam kamera pengawas alias CCTV.

Tri Priyogi pemilik rumah menuturkan tidak ada yang menyadari sepeda motor milik teman anaknya dibawa oleh pencuri.

"Dia orang itu baru sadar pas mau pulang sekitar pukul setengah enam dia orang ribut gak motornya sama helmnya, kan diambilnya sekitar setengah empatan," terang Yogi, Minggu 5 Januari 2019.

Kata Yogi, saat itu ada empat anak yang bertamu di rumahnya.

"Motor ada tiga, cuman yang diambil motor Honda Beat yang posisinya paling depan terus posisi kepala ngadep di jalan jadi tinggal labas aja, mereka (pelaku) ambil," tuturnya.

Yogi menambahkan, tidak ada tetangga yang mengetahui hal ini lantaran kondisi sekitar tengah sepi.

"Kalau pelaku gak dilihat karena pas jam kerja jadi banyak warga gak di rumah, pulangnya gak menentu," tandasnya.

Milik Tamu

Sepeda motor yang dicuri di BKP oleh pelaku curanmor ternyata milik tamu yang tengah berkunjung.

Tri Priyogi pemilik rumah mengatakan, bahwa sepeda motor Honda Beat yang dibawa kabur pelaku curanmor bukan miliknya.

"Bukan motor saya, tapi motor tamu," ujar pria yang akrab disapa Yogi itu, Minggu 5 Januari 2020.

Kata Yogi, musibah ini bermula saat teman anaknya bermain ke rumahnya.

"Biasa, ada orang yang main bawa motor, terus terparkir di rumah kami, mereka habis beli makan taruh motor," kata Yogi.

Lanjutnya, anak berserta rekannya berjumlah empat orang masuk ke dalam kamar.

"Jarak antara kamar dengan garasi itu agak jauh, kalaupun ada orang ngintip gak ketahuan," tutur Yogi.

Yogi menambahkan, tidak ada yang menyadari jika kendaraan milik teman anaknya sudah dibawa kabur oleh pencuri.

"Mereka (kawan-kawan anaknya) juga gak sadar, sekira pukul 15.30 WIB motor diambil sama pelaku," timpal Yogi.

Aksi Curanmor Terekam CCTV

Kembali aksi pencurian sepeda motor (curanmor) terekam CCTV.

Alhasil satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam raib digondol maling.

Kali ini aksi curanmor terjadi di Perumahan Bukit Kemiling Permai (BKP) Blok Q, pada Jumat 3 Januari 2020, sekira pukul 15.20 WIB.

Pantauan melalui rekaman CCTV, pelaku diduga lebih dari satu orang.

Satu orang berjaga di luar, dan satu orang melakukan aksinya.

Mulanya pelaku berpura-pura bertamu di rumah korban.

Selanjutnya, karena tidak ada orang, pelaku langsung mendatangi kendaraan sepeda Honda Beat warna hitam yang terparkir di halaman rumah korban.

Dengan bermodal kunci letter T, pelaku berhasil membawa sepeda motor korban dalam hitungan detik.

Warga setempat, Roma mengakui adanya peristiwa tersebut.

"Iya benar kejadian itu kemarin Jumat sore," tuturnya, Minggu 5 Januari 2019.

Kata Roma, kejadian ini bukan pertama kalinya.

"Sudah sering kejadian ini (curanmor)," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan/Joviter Muhammad/Hanif Mustafa)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved