Heboh Keraton Agung Sejagat, Ternyata Totok Santoso Hadiningrat Pernah Berulah di Jogja

Sosok raja yang mengaku bernama Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat bersama istrinya, Kanjeng Ratu Dyah Gitarja muncul dengan penampakan menggegerkan.

Heboh Keraton Agung Sejagat, Ternyata Totok Santoso Hadiningrat Pernah Berulah di Jogja
facebook
Penguasa Keraton Agung Sejagat. Sinuhun Totok Santosa Hadiningrat bersama istrinya, Kanjeng Ratu Dyah Gitarja. 

Hayam Wuruk yang memimpin Majapahit pada periode 1350-1389 itu membawa kerajaannya ke masa keemasan.

Dyah Gitarja bersuamikan Cakradhara yang kemudian bergelar Kertawardhana Bhre Tumapel.

Sebelum Hayam Wuruk naik takhta, Dyah Gitarja, adalah Ratu Majapahit yang dikenal dengan nama Tribhuwana Wijayatunggadewi.

Selain ibunda raja terbesar Majapahit, Dyah Gitarja juga merupakan anak pendiri kerajaan tersebut, Raden Wijaya.

Tribhuwana jadi Ratu Majapahit setelah kakaknya, Jayanagara meninggal tanpa punya keturunan pada 1328.

Mengutip dari Wikipedia, Tribhuwana turun takhta pada 1350 bersamaan dengan meninggalnya sang ibu, Gayatri.

Selain istri Raden Wijaya, Gayatri adalah putri bungsu Sri Maharaja Kertanegara, raja terakhir Singhasari.

Sumpah Palapa

Pada masa Tribhuwana memimpin Majapahit, banyak peristiwa penting yang terjadi.

Sebagai seorang ratu, Tribhuwana pernah menjadi panglima dalam penumpasan pemberontakan daerah Sadeng dan Keta.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved