Pencurian di Bandar Lampung

Malam Dijaga, Pagi-pagi Kantor Jasa Tour dan Travel Sudah Berantakan Diobrak-abrik Maling

Dari pengakuan pihak kantor jasa Tour dan travel bahwa setiap malam ada penjaga di kantor tersebut.

Malam Dijaga, Pagi-pagi Kantor Jasa Tour dan Travel Sudah Berantakan Diobrak-abrik Maling
Tribunlampung.co.id/Hanif
Desi Suprianti Head Counter Arie Tour & Travel saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa 14 Januari 2020. 

Pria yang bekerja di showroom mobil bekas ini membeberkan kronologi peristiwa yang dialaminya.

"Sebelum terjadi pencurian, saya baru saja mengambil uang di ATM BCA Ki Maja, Way Halim," ungkap Arun Aksa. 

Setelah mengambil uang, Arun berniat pulang ke rumahnya di Perumahan Citra Bumi Permai, Tanjung Senang.

Dalam perjalanan, tiba-tiba ban mobil Daihatsu Xenia warna putih yang dikendarai Arun bocor.

Arun pun mampir ke kios tambal ban di Jalan Ratu Dibalau, Kecamatan Tanjung Senang.

Saat Arun berbincang dengan tukang tambal ban, dua pria tak dikenal mendekati mobil korban. 

Salah satu pelaku langsung menggasak tas berisi uang Rp 5 juta di dalam mobil.

Namun, aksi keduanya dipergoki korban.

Tak ingin uangnya hilang begitu saja, korban mengejar kedua pelaku yang mengendarai motor.

Ia berhasil menarik salah satu pelaku hingga terjatuh. 

"Begitu jatuh, warga sini langsung rame ikut menghajar penjahat ini," terang Arun. 

Pelaku nahas tersebut bernama Wahyudin, warga Kayu Agung, Sumatera Selatan.

Ia babak belur dihajar warga. 

Sedangkan rekan pelaku berhasil lolos dari kepungan warga.

Dia kabur dengan mengendarai sepeda motor menuju Jalan Soekarno-Hatta. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved